

Pontianak – Penyelenggaraan turnamen bulu tangkis internasional Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dipastikan tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepastian ini disampaikan pihak panitia di tengah munculnya kekhawatiran terkait masuknya asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ke dalam arena pertandingan, GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak.
Isu kualitas udara ini mencuat setelah pebulu tangkis tunggal putri asal India, Ashmita Chaliha, mengunggah kondisi di dalam arena melalui akun media sosial pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, terlihat jelas paparan asap yang masuk ke area lapangan pertandingan.
Menanggapi situasi tersebut, Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, Yuni Kartika, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan ketat terhadap kualitas udara di sekitar lokasi.
Hingga Kamis (3/9/2026), Yuni menegaskan bahwa seluruh rangkaian pertandingan masih dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai agenda.
“Sejauh ini penyelenggaraan Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 masih berjalan sesuai dengan rencana dan seluruh pertandingan dapat terlaksana dengan baik,” ujar Yuni dalam keterangan resminya, Kamis.
Pihak panitia juga mengaku terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait guna memantau perkembangan situasi lingkungan di Pontianak.
Yuni menekankan bahwa keselamatan serta kenyamanan seluruh pihak yang terlibat dalam turnamen menjadi prioritas utama penyelenggara.
Perhatian tersebut tidak hanya ditujukan bagi para atlet, namun juga mencakup ofisial, penonton, serta seluruh staf yang bertugas di area pertandingan.
“Kami tentunya tetap menempatkan kenyamanan dan keselamatan atlet, ofisial, penonton, serta seluruh pihak yang terlibat sebagai perhatian utama,” tegas Yuni.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa kondisi di dalam venue hingga saat ini masih tergolong kondusif untuk mendukung kelangsungan kompetisi.
Pihak panitia berharap agar kualitas udara di wilayah Pontianak dapat segera membaik dalam waktu dekat.
Harapan ini ditujukan agar seluruh sisa rangkaian turnamen dapat terselenggara tanpa hambatan bagi para peserta maupun penonton yang hadir.
Turnamen bulu tangkis level BWF Super 100 ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, yakni mulai tanggal 1 hingga 6 September 2026.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas pertandingan di GOR Terpadu Ahmad Yani masih berlanjut normal sesuai dengan bagan pertandingan yang telah disusun.
Panitia pelaksana berkomitmen untuk terus mengevaluasi situasi di lapangan dari waktu ke waktu sebagai langkah mitigasi terhadap dampak karhutla.
Langkah preventif ini diambil guna memastikan standar penyelenggaraan turnamen internasional tetap terjaga meskipun berada di tengah tantangan lingkungan yang tidak menentu.