

Surabaya – Skuad Persebaya Surabaya tengah menjalani pemusatan latihan intensif di Thailand sebagai langkah strategis untuk mematangkan performa tim menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027.
Agenda pemusatan latihan yang berlangsung sejak Selasa (18/8) hingga Kamis (27/8) ini menjadi momentum krusial bagi pelatih Bernardo Tavares untuk melakukan evaluasi menyeluruh.
Evaluasi tersebut didasarkan pada catatan performa tim selama tujuh pertandingan pramusim yang telah dilalui dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
Seluruh aspek kekurangan yang ditemukan dalam rangkaian laga uji coba tersebut kini tengah dibenahi secara mendalam oleh staf pelatih di lokasi pemusatan latihan.
“Target kami di pemusatan latihan ini adalah mempersiapkan tim dengan intensitas yang tinggi,” ujar Tavares dalam keterangan resmi di Surabaya, Kamis (20/8).
Pemusatan latihan di Thailand ini tidak hanya difokuskan pada peningkatan aspek teknis dan kondisi fisik para pemain seperti Francisco Rivera dan rekan-rekannya.
Tavares menegaskan bahwa staf pelatih juga memprioritaskan pembangunan kedekatan personal serta penguatan ikatan emosional di antara seluruh anggota tim.
Menurut pelatih berusia 46 tahun tersebut, kebersamaan adalah fondasi utama yang harus dimiliki tim saat menghadapi tantangan berat di kompetisi mendatang.
“Kami membutuhkan kebersamaan seperti sebuah keluarga, karena ketika menghadapi masa-masa sulit, kami membutuhkan satu sama lain,” kata Tavares.
Pemilihan Thailand sebagai lokasi pemusatan latihan dinilai memberikan keuntungan signifikan bagi efektivitas program latihan.
Jauh dari rutinitas di Surabaya, para pemain diharapkan dapat memperoleh pengalaman, tantangan, serta motivasi baru dalam lingkungan yang lebih segar.
“Lingkungan baru, lawan yang berbeda, dan suasana latihan yang berbeda akan membantu kami berkembang,” tutur pelatih berkebangsaan Portugal tersebut.
Intensitas kebersamaan yang terjalin hampir 24 jam setiap hari selama pemusatan latihan diyakini mampu membentuk kekuatan kolektif yang solid.
Hal ini dianggap sangat vital mengingat Persebaya akan menghadapi jadwal panjang dan ketat dalam kompetisi Super League 2026/2027 yang akan segera dimulai.
Selain pematangan taktik dan fisik, staf pelatih juga memberikan perhatian khusus pada pembentukan mentalitas juara setiap pemain.
Tavares berambisi agar seluruh penggawa Persebaya memiliki karakter pejuang yang siap memberikan kontribusi maksimal bagi tim di lapangan.
“Target lainnya adalah membangun mentalitas pemain agar mereka bisa memberikan lebih banyak untuk tim sekaligus menjadi rekan setim yang baik,” tegasnya.
Pemusatan latihan ini diproyeksikan menjadi tahap krusial dalam mematangkan kesiapan Persebaya sebelum terjun sepenuhnya ke dalam persaingan kompetisi domestik.
Dengan kombinasi latihan fisik, taktik, dan pendekatan psikologis, manajemen tim berharap Persebaya dapat tampil lebih kompetitif dalam mencapai target musim ini.