Luka Menalo Siap Bersaing di Persib, Singgung Kehadiran Mariano Peralta

Luka Menalo siap bersaing memperebutkan posisi utama di lini serang Persib Bandung musim 2026/27.

BANDUNG – Persib Bandung memperkuat kedalaman skuad mereka secara signifikan menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/27.

Penambahan sejumlah amunisi baru di lini serang kini menciptakan persaingan sengit di antara para pemain untuk memperebutkan posisi utama.

Pemain sayap anyar asal Bosnia, Luka Menalo, menanggapi dinamika internal ini dengan pandangan yang sangat positif.

Menalo menegaskan bahwa tingginya kompetisi di dalam tim justru menjadi katalisator bagi perkembangan performa Persib secara keseluruhan.

Ia tidak merasa terancam meski harus bersaing dengan nama-nama besar seperti Beckham Putra Nugraha, Saddil Ramdani, hingga Ragnar Oratmangoen.

Pengalaman panjangnya bersama Timnas Bosnia membuat pemain berusia 30 tahun tersebut sangat memahami pentingnya iklim persaingan yang sehat di dalam sebuah klub profesional.

“Kehadiran mereka tentu membuat kualitas tim meningkat,” ujar Menalo pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Ia berharap kehadiran para pemain berkualitas ini memberikan dampak positif bagi stabilitas permainan tim di berbagai ajang.

Selain persaingan di sektor sayap, sorotan publik juga tertuju pada kedatangan penyerang asal Argentina, Mariano Peralta.

Peralta bergabung dengan skuad Maung Bandung setelah menyandang status sebagai pemain terbaik atau MVP di ajang Super League musim 2025/26.

Menalo menepis anggapan bahwa kehadiran Peralta akan mengganggu posisinya di lapangan.

Sebaliknya, ia merasa kualitas teknis yang dimiliki oleh mantan penggawa Borneo FC tersebut justru memudahkan alur kerja sama di lini depan.

“Mariano adalah pemain berkualitas,” kata Menalo.

Ia menambahkan bahwa dirinya merasa nyaman saat harus berkolaborasi dengan Peralta di atas lapangan hijau.

“Bermain bersamanya terasa mudah karena kami bisa cepat memahami pergerakan satu sama lain di lapangan,” tutur Menalo menjelaskan chemistry yang mulai terbangun.

Manajemen Persib Bandung memang terlihat agresif dalam bursa transfer musim ini untuk melengkapi kepingan puzzle taktik tim.

Strategi ini diambil guna mengantisipasi padatnya jadwal pertandingan yang akan dihadapi Persib sepanjang musim 2026/27.

Bagi Menalo, kedalaman skuad adalah modal krusial bagi tim untuk tetap menjaga konsistensi di tengah jadwal kompetisi yang sangat menuntut fisik dan stamina.

Dengan banyaknya pilihan pemain di lini depan, pelatih kini memiliki fleksibilitas lebih untuk melakukan rotasi sesuai dengan kebutuhan taktis dalam setiap pertandingan.

Situasi ini diprediksi akan membuat performa lini serang Persib menjadi lebih variatif dan sulit dibaca oleh lawan.

Para pemain tampak telah mulai menyatu dengan sistem permainan yang diusung tim pelatih selama masa pramusim ini.

Kesiapan fisik dan mental para pemain menjadi fokus utama sebelum mereka benar-benar terjun ke dalam kompetisi resmi yang sesungguhnya.

Menalo sendiri kini tengah beradaptasi penuh dengan lingkungan baru dan pola permainan sepak bola Indonesia yang dikenal cukup dinamis.

Dukungan dari rekan setim serta atmosfer positif di lingkungan internal klub diyakini akan mempercepat proses integrasi seluruh pemain baru.

Persib Bandung menargetkan hasil maksimal pada musim ini setelah serangkaian evaluasi yang dilakukan dari performa musim sebelumnya.

Rekomendasi