

Jakarta – Kontingen Indonesia kembali mencatatkan raihan medali pada ajang Asian Games 2026 melalui cabang olahraga wushu nomor sanda yang berlangsung di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang.
Tiga atlet wushu nasional sukses mempersembahkan medali perunggu bagi Merah Putih pada Kamis, 24 September 2026.
Ketiga atlet tersebut adalah Bintang Reindra Nada, Fereddy Sinaga, dan Thania Kusumaningtyas.
Bintang Reindra Nada mengamankan medali perunggu setelah berkompetisi di kelas 60 kilogram putra.
Langkah Bintang menuju semifinal diawali dengan mendapatkan bye pada babak pertama.
Ia kemudian berhasil menumbangkan wakil Turkmenistan, Bayrammyrat Annamyradov, pada babak perempat final.
Namun, Bintang harus mengakui keunggulan wakil Hong Kong, Leung Yu Hong, dengan skor tipis 1-2 di babak semifinal.
Di kelas 56 kilogram putra, Fereddy Sinaga juga menyumbangkan perunggu bagi kontingen Indonesia.
Fereddy melaju ke semifinal setelah menyingkirkan wakil Mongolia, Enkhtuvshin Erdenebayar, di babak perempat final.
Perjalanan Fereddy terhenti di empat besar setelah dikalahkan oleh atlet asal Vietnam, Dinh Van Tam.
Sementara itu, dari sektor putri, Thania Kusumaningtyas memastikan medali perunggu di kelas 60 kilogram.
Thania menunjukkan performa impresif dengan menumbangkan wakil Kirgizstan, Ainazik Rustambek Kyzy, pada laga pembuka.
Ia kemudian mengandaskan perlawanan atlet Uzbekistan, Shakhzoda Azatova, dengan skor 2-0 di babak perempat final.
Langkah Thania akhirnya terhenti di semifinal setelah kalah 0-2 dari wakil India, Roshibina Devi.
Pelatih timnas wushu nomor sanda, Victor Wiranata, memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet di atas arena.
Meski demikian, Victor mengakui bahwa hasil yang diraih belum sepenuhnya memenuhi target yang dicanangkan tim.
“Performa cukup puas, cuma hasilnya belum sesuai yang kita harapkan,” ujar Victor.
Menurut Victor, terdapat evaluasi mendalam terkait aspek teknis dan persiapan menuju turnamen internasional mendatang.
Ia menekankan pentingnya durasi pemusatan latihan yang lebih panjang bagi para atlet.
“Jangka waktu TC-nya kurang panjang. Kita harusnya bisa TC di China dan beberapa kali try out,” kata Victor menambahkan.
Tambahan tiga medali perunggu ini menjadikan total perolehan cabang wushu sebanyak lima medali perunggu di Asian Games 2026.
Sebelumnya, dua medali perunggu telah dipersembahkan oleh Seraf Naro Siregar pada nomor changquan putra.
Atlet Eugenia Diva Widodo juga turut menyumbang medali perunggu dari nomor changquan putri.
Hasil ini memperkokoh posisi wushu sebagai salah satu cabang olahraga yang konsisten menyumbang medali bagi Indonesia.
Seluruh atlet wushu kini dijadwalkan untuk kembali ke tanah air setelah menyelesaikan rangkaian pertandingan di Jepang.
Evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan oleh jajaran pelatih untuk menghadapi kompetisi internasional selanjutnya.