Ronaldo Bidik 1.000 Gol dan Gelar UEFA Nations League Portugal

Cristiano Ronaldo berambisi mencapai 1.000 gol dalam karier profesionalnya bersama timnas Portugal.

Jakarta – Penyerang veteran Portugal, Cristiano Ronaldo, menegaskan ambisi pribadinya untuk menggenapi koleksi 1.000 gol dalam karier sepak bola profesionalnya.

Pemain berusia 41 tahun tersebut saat ini telah mencatatkan total 979 gol, dengan rincian 833 gol di level klub dan 146 gol untuk tim nasional.

Ia hanya membutuhkan tambahan 21 gol lagi untuk menembus angka historis tersebut.

Ronaldo mengungkapkan bahwa mencapai tonggak sejarah itu bersama tim nasional Portugal akan menjadi pencapaian yang sangat emosional.

“Bila mencetak gol ke-1.000 untuk tim nasional, itu akan menjadi puncak dari sesuatu, sebuah cerita yang indah,” ujar Ronaldo, Jumat (25/9/2026).

Selain target individu, Ronaldo juga memprioritaskan ambisi kolektif untuk membawa Portugal menjuarai ajang UEFA Nations League.

Ia menegaskan bahwa meskipun target 1.000 gol tersebut nyata, hal itu tidak menjadi obsesi yang membebani performanya di lapangan.

Ronaldo memilih untuk menikmati setiap pertandingan yang ia jalani tanpa harus terobsesi dengan proyeksi masa depan.

Sebelumnya, masa depan mantan pemain Real Madrid tersebut sempat dipertanyakan setelah Portugal tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Kekalahan menyakitkan dari Spanyol sempat memicu spekulasi mengenai kemungkinan pensiunnya sang kapten dari panggung internasional.

Namun, diskusi intensif dengan Federasi Sepak Bola Portugal dan pelatih baru, Jorge Jesus, mengubah keputusan tersebut.

Ronaldo menyatakan bahwa ia masih merasa mampu memberikan kontribusi signifikan bagi tim nasional.

“Mereka masih mengandalkan saya. Saya masih percaya bahwa saya mampu membantu tim nasional,” ungkapnya.

Kepercayaan tersebut kini menjadi modal utama bagi Ronaldo untuk terus berkompetisi di level tertinggi.

Ia menegaskan komitmennya untuk mundur secara sukarela apabila merasa tidak lagi memberikan dampak positif bagi tim.

Ronaldo tidak ingin keberadaannya justru menjadi beban bagi skuad, baik secara teknis maupun atmosfer ruang ganti.

“Ketika saya merasa tidak melakukan apa pun di sini, tidak berkontribusi di lapangan, atau mereka tidak menginginkan saya di sini, saya akan menjadi orang pertama yang mundur,” tegasnya.

Saat ini, Portugal tengah memasuki era baru di bawah arahan pelatih Jorge Jesus yang menggantikan Roberto Martinez.

Laga melawan Wales yang berlangsung hari ini menjadi ujian perdana bagi Jorge Jesus dalam menahkodai tim nasional.

Terkait kapan ia akan benar-benar gantung sepatu, Ronaldo mengaku belum memiliki rencana spesifik.

Ia memilih untuk fokus menjalani setiap momen yang ada dan membiarkan kariernya mengalir secara alami.

“Saya belajar sesuatu sejak usia akhir 30-an, yaitu menjalani momen saat ini dan tidak memikirkan hari esok,” pungkasnya.

Rekomendasi