

Sevilla – Tim Nasional Spanyol mempertegas dominasi mereka di Grup C Liga 1 UEFA Nations League setelah menundukkan Kroasia dengan skor telak 4-1.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, pada Rabu (30/9/2026) ini menjadi panggung unjuk gigi bagi penyerang muda berbakat, Lamine Yamal.
Yamal tampil sebagai motor serangan utama dengan mencetak dua gol krusial yang meruntuhkan pertahanan tim tamu.
Kemenangan La Roja semakin sempurna berkat kontribusi gol dari Marc Pubill dan Nico Williams.
Sementara itu, Kroasia hanya mampu membalas satu gol melalui sundulan Dion Drena Beljo.
Hasil positif ini menempatkan Spanyol kokoh di puncak klasemen sementara Grup C dengan raihan enam poin dari dua laga yang telah dijalani.
Sebaliknya, Kroasia harus rela turun ke peringkat ketiga klasemen dengan koleksi tiga poin dari dua pertandingan.
Spanyol menunjukkan intensitas tinggi sejak peluit babak pertama dibunyikan.
Lamine Yamal membuka keran gol tuan rumah saat pertandingan baru berjalan dua menit melalui tendangan jarak jauh yang spektakuler.
Spanyol sempat berpeluang menambah keunggulan melalui aksi Alex Baena, namun kiper Kroasia, Dominik Livakovic, tampil sigap menghalau bola.
Kroasia sempat memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28 melalui sundulan Dion Beljo.
Namun, skor imbang tersebut hanya bertahan tiga menit.
Marc Pubill kembali membawa Spanyol memimpin 2-1 pada menit ke-31 lewat sundulan terukur.
Menjelang turun minum, Spanyol sebenarnya sempat mencetak gol tambahan melalui Mikel Oyarzabal, namun wasit menganulir gol tersebut karena posisi pemain berada dalam keadaan offside.
Memasuki babak kedua, dominasi Spanyol semakin sulit dibendung.
Lamine Yamal kembali membuktikan kualitasnya dengan mencatatkan gol kedua pada menit ke-63, sekaligus mengubah skor menjadi 3-1.
Tekanan Spanyol tidak mengendur meski sudah unggul dua gol.
Gelandang kreatif Pedri sempat mengancam gawang Kroasia, namun sepakannya masih mampu diredam oleh Dominik Livakovic.
Pesta gol Spanyol akhirnya ditutup oleh Nico Williams pada menit ke-89.
Gol tersebut memastikan keunggulan 4-1 yang bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Di tengah performa impresif tim, Federasi Sepak Bola Spanyol juga telah memastikan kelangsungan proyek jangka panjang mereka.
Luis de la Fuente dipastikan tetap menjabat sebagai pelatih kepala tim nasional hingga tahun 2032 setelah kontraknya resmi diperpanjang.
Kepercayaan ini diberikan menyusul stabilitas performa La Roja di berbagai ajang internasional.
Selain itu, Lamine Yamal baru-baru ini juga mengungkapkan ambisi pribadinya untuk meraih penghargaan individu paling bergengsi, yakni Ballon d’Or 2026.
Performa konsisten di laga internasional seperti ini diyakini akan menjadi modal penting bagi karier sang pemain di masa depan.