

Kuala Lumpur – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi tim nasional sepak bola Malaysia, Harimau Malaya, meskipun mereka dipastikan gagal melaju ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026.
Anwar menyatakan bahwa semangat juang yang ditunjukkan para pemain sepanjang turnamen telah membanggakan seluruh masyarakat Malaysia.
Ia menilai performa tim nasional dalam ajang bergengsi ini membuktikan kapasitas mereka untuk bersaing di level tertinggi.
Pernyataan tersebut disampaikan Anwar di Kuala Lumpur pada Sabtu, 3 Oktober 2026, merespons dinamika hasil pertandingan terakhir fase grup.
Meski gagal melangkah ke babak final, Anwar meminta seluruh anggota tim untuk tetap menjaga fokus penuh menghadapi laga perebutan tempat ketiga melawan Vietnam.
Ia secara khusus menyoroti kemenangan telak 6-0 yang diraih Malaysia atas Singapura pada Kamis malam lalu sebagai bukti kualitas permainan tim.
Anwar menegaskan agar para pemain tetap mempertahankan momentum positif tersebut hingga peluit panjang dibunyikan pada pertandingan berikutnya.
Kegagalan Malaysia menuju partai puncak disebabkan oleh selisih gol yang lebih rendah dibandingkan tim nasional Indonesia di Grup A.
Indonesia berhasil memastikan langkah ke final setelah meraih kemenangan besar 9-2 atas Bangladesh.
Kedua tim sebenarnya mengumpulkan poin yang sama, namun produktivitas gol menempatkan skuad Garuda sebagai juara grup.
Sebagai juara Grup A, Indonesia dijadwalkan akan menantang Thailand yang merupakan juara Grup B pada babak final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10) mendatang.
Sementara itu, pelatih tim nasional Malaysia, Tan Cheng Hoe, menyatakan rasa bangganya terhadap kinerja anak asuhnya di lapangan.
Cheng Hoe mengakui bahwa para pemain sempat merasakan kekecewaan mendalam setelah mengetahui hasil pertandingan Indonesia yang menutup peluang mereka ke final.
Kendati demikian, ia memuji sikap profesional dan soliditas yang ditunjukkan para pemain sepanjang turnamen berlangsung.
Menurutnya, para pemain telah memberikan segalanya di setiap pertandingan dan menunjukkan progres yang signifikan.
Ia menekankan pentingnya menerima kenyataan sebagai bagian dari proses pendewasaan tim di kancah internasional.
Cheng Hoe menilai bahwa permainan tim dalam tiga laga terakhir telah menunjukkan peningkatan kualitas, baik dalam aspek pertahanan maupun efektivitas serangan.
Ia mengajak para pemain untuk tidak berlarut-larut dalam kekecewaan dan segera mengalihkan fokus untuk pertandingan perebutan tempat ketiga.
Strategi ke depan, menurut sang pelatih, adalah menjaga konsistensi performa yang telah dibangun selama fase grup.
Ia optimistis bahwa pengalaman di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi sinyal positif bagi masa depan sepak bola nasional Malaysia.
Cheng Hoe menegaskan bahwa perjuangan tim harus terus berlanjut dengan semangat perbaikan yang berkelanjutan.
Ia mendorong para pemain untuk terus melangkah maju dan menjadikan hasil turnamen ini sebagai fondasi bagi target-target di masa mendatang.