Aprilia Ukir Sejarah di Mandalika, Empat RS-GP26 Finis Terdepan

Empat pembalap Aprilia menguasai posisi empat teratas pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika.

Lombok – Dominasi total ditunjukkan oleh Aprilia Racing pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Senin, 12 Oktober 2026.

Empat pembalap yang menunggangi motor RS-GP26 berhasil menguasai empat posisi teratas dalam balapan kelas utama tersebut.

Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang, diikuti oleh Raúl Fernández di posisi kedua, Jorge Martín di posisi ketiga, dan Ai Ogura di posisi keempat.

Hasil ini mencatatkan sejarah baru bagi pabrikan asal Noale, Italia, tersebut sebagai pencapaian pertama mereka menempatkan empat pembalap di empat posisi terdepan dalam satu balapan MotoGP.

Performa impresif ini sekaligus menegaskan daya saing motor RS-GP26 yang konsisten sepanjang musim 2026.

Marco Bezzecchi tampil dominan sejak awal balapan setelah memulai lomba dari posisi kedua.

Pembalap asal Italia tersebut berhasil mencatatkan waktu putaran tercepat dengan durasi 1 menit 29,960 detik.

Kemenangan di Mandalika ini menjadi gelar juara ke-11 bagi Bezzecchi di kelas utama MotoGP.

Secara keseluruhan, ini merupakan kemenangan kelima Bezzecchi pada musim 2026 setelah sebelumnya berjaya di Buriram, Goiânia, Austin, dan Mugello.

Capaian ini juga menambah koleksi kemenangan pembalap Italia di kelas utama Grand Prix menjadi 300 kemenangan.

Dominasi Aprilia di Mandalika dilengkapi dengan keberhasilan Raúl Fernández dan Jorge Martín yang mengamankan podium.

Raúl Fernández dari SuperFile Trackhouse MotoGP Team finis di posisi kedua, mengungguli Jorge Martín di tempat ketiga.

Bagi Martín, podium ini merupakan yang kesembilan sepanjang musim 2026 dan menjadi podium ketiga secara beruntun setelah seri Austria dan Jepang.

Saya senang dengan podium ini karena saya berhasil meraih hasil terbaik yang bisa dicapai, ujar Martín.

Marco dan Raúl tampil lebih kuat sepanjang akhir pekan, saya berusaha mengejar mereka tetapi mereka memang lebih cepat, tambahnya.

Meski sempat merasa kecewa karena kehilangan peluang menang, Martín menekankan pentingnya hasil ini bagi perburuan gelar juara dunia.

Untuk kejuaraan, yang terpenting adalah tetap bersaing dalam perebutan gelar dan tiba di Valencia dengan peluang untuk menjadi juara, kata Martín.

Berkat tambahan poin di Mandalika, Martín kini kembali memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan total 355 poin.

Ai Ogura yang finis di posisi keempat turut melengkapi pesta sejarah bagi Aprilia.

Pencapaian ini membuktikan efektivitas paket motor RS-GP26 baik di tim pabrikan maupun tim satelit.

Hingga saat ini, Aprilia telah mengoleksi 310 kemenangan di berbagai kelas Grand Prix.

Khusus untuk kelas utama MotoGP, kemenangan di Indonesia merupakan yang kedelapan pada musim 2026 dan yang ke-16 sepanjang sejarah pabrikan.

Direktur Aprilia Racing, Massimo Rivola, memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras seluruh tim.

Menurut Rivola, hasil ini merupakan momen krusial mengingat tim sempat menghadapi kendala teknis pada sesi sprint.

Sebaliknya, hari Minggu menjadi hari yang sulit dilupakan dengan empat motor RS-GP finis di empat besar untuk pertama kalinya, ujar Rivola.

Ia pun meminta tim untuk tetap fokus karena persaingan musim 2026 masih sangat sengit hingga seri penutup.

Marco Bezzecchi sendiri menyatakan tekadnya untuk terus berjuang meski sempat terkendala cedera di Sachsenring.

Saya bukan pembalap yang mudah menyerah, tegas Bezzecchi mengenai sisa lima seri musim ini.

Rekomendasi