

Sleman – PSS Sleman bertekad mencuri poin penuh saat melawat ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (18/10/2026).
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan bahwa timnya telah menyiapkan mental dan taktik untuk meredam tekanan suporter tuan rumah.
Skuad berjuluk Super Elang Jawa itu menatap laga pekan kelima Super League 2026/2027 dengan kepercayaan diri tinggi.
Modal kemenangan meyakinkan 3-0 atas PSM Makassar pada laga sebelumnya menjadi energi tambahan bagi para pemain.
Huistra meminta anak asuhnya untuk tetap fokus pada identitas permainan dan disiplin taktik di sepanjang pertandingan.
Ia menekankan agar atmosfer stadion yang dipenuhi pendukung lawan tidak mengalihkan konsentrasi pemain di lapangan.
“Kami tahu apa yang harus dilakukan dan kemudian kami harus memastikan itu terjadi di lapangan,” ujar Huistra, Jumat (16/10/2026).
Menurut Huistra, kunci utama menghadapi tim besar adalah keberanian untuk menjalankan strategi yang telah disepakati.
“Yang paling penting ialah pemain berusaha memainkan permainan mereka sendiri dan tidak terpengaruh oleh atmosfer, bahwa mereka percaya diri dan kembali percaya diri dengan hal itu dan disiplin taktik,” tambahnya.
Meski demikian, Huistra mengakui bahwa Persebaya merupakan lawan yang sangat tangguh di musim ini.
Bajol Ijo tercatat sebagai salah satu tim yang belum terkalahkan hingga memasuki pekan keempat kompetisi.
Huistra menyoroti kualitas fisik pemain Persebaya yang dinilai sangat mumpuni dalam menekan lawan.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap racikan taktik pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.
“Ya, tentu saja. Mereka belum terkalahkan sejauh ini, jadi mereka memiliki tim yang bagus, tim yang kuat, tim yang mengandalkan fisik, dan mereka memiliki pelatih yang bagus, Tavares,” ungkap pelatih asal Belanda tersebut.
Untuk mengantisipasi kekuatan lawan, PSS Sleman telah melakukan serangkaian persiapan intensif.
Tim pelatih melakukan evaluasi mendalam terhadap performa tim dalam beberapa laga terakhir.
Analisis tersebut mencakup identifikasi poin positif serta kekurangan yang masih perlu diperbaiki oleh para pemain.
“Persiapan sejauh ini berjalan baik. Tentu saja kami menganalisis lawan. Pertama kami menganalisis diri kami sendiri, permainan kami sendiri, dan kami mencari hal-hal positif serta hal-hal yang perlu ditingkatkan,” jelasnya.
PSS Sleman bertekad menjaga momentum positif ini agar terus berlanjut di laga-laga tandang berikutnya.
Kemenangan di Surabaya diharapkan menjadi batu loncatan bagi tim untuk bersaing di papan atas klasemen Super League.
Seluruh pemain kini berada dalam kondisi prima dan siap menjalankan instruksi pelatih di atas rumput hijau.
Huistra berharap anak asuhnya mampu membawa semangat kemenangan dari Sleman untuk dipraktikkan langsung di markas lawan.
Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat ambisi kedua tim untuk mengamankan posisi terbaik di klasemen.