Update Ranking Liga Indonesia di ASEAN: Persib dan Borneo Menanjak

Mariano Peralta mencetak gol tunggal kemenangan Persib Bandung atas Viettel FC di AFC Champions League Two.

Bandung – Posisi Liga Indonesia dalam pemeringkatan koefisien kompetisi Asia mengalami pergerakan dinamis menyusul kemenangan klub-klub wakil tanah air di ajang kontinental. Keberhasilan Persib Bandung dan Borneo FC dalam mendulang poin krusial menjadi motor penggerak kenaikan peringkat Indonesia di kancah sepak bola Asia.

Persib Bandung mencatatkan kemenangan penting 1-0 atas Viettel FC dalam laga penyisihan grup E AFC Champions League Two (ACL Two) di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada 14 Oktober 2026. Gol tunggal kemenangan tersebut dicetak oleh Mariano Peralta melalui eksekusi penalti pada menit ke-45.

Kemenangan tersebut memberikan tambahan 1.000 poin bagi koefisien Liga Indonesia. Tambahan angka ini sempat melambungkan posisi Indonesia naik tiga peringkat sekaligus, menggeser Liga Oman, Bahrain, dan Kamboja, sehingga menempatkan Indonesia di urutan ke-16 Asia.

Namun, persaingan ketat di papan klasemen koefisien membuat posisi tersebut tidak bertahan lama. Liga Kamboja sempat menyalip kembali setelah dua wakil mereka meraih hasil impresif di kompetisi Asia, yakni kemenangan Phnom Penh Crown atas Gangwon FC dan hasil imbang Svay Rieng melawan Shanghai Shenhua.

Pergeseran kembali terjadi saat Borneo FC berlaga di ajang AFC Challenge League (ACGL) 2026/2027. Skuad Pesut Etam sukses menundukkan wakil Myanmar, Yangon United, dengan skor 2-0 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (18/10/2026).

Dua gol kemenangan Borneo FC disumbangkan oleh Iago Mendonca pada menit ke-53 dan Moussa Diarra pada menit ke-81. Kemenangan ini memberikan surplus tambahan 800 poin bagi koefisien Liga Indonesia.

Berdasarkan data Footy Rankings, tambahan poin dari kemenangan Borneo FC tersebut berhasil membawa Liga Indonesia kembali mengungguli Kamboja. Indonesia kini menempati posisi ke-16 dalam ranking kompetisi Asia dengan total raihan 28.659 poin.

Secara regional, Indonesia menempati posisi kelima di kawasan ASEAN. Meskipun telah menunjukkan progres positif, Indonesia masih terpaut jarak yang cukup lebar dari negara-negara tetangga yang berada di posisi lebih tinggi.

Malaysia saat ini masih kokoh di posisi kedua ASEAN dengan 43.142 poin, disusul Singapura di posisi ketiga dengan 36.088 poin. Indonesia masih memiliki selisih sekitar 14.483 poin dari Liga Malaysia dan 7.429 poin dari Liga Singapura.

Sementara itu, Thailand masih mendominasi peringkat di kawasan Asia Tenggara dengan total 53.447 poin, menempatkan mereka di posisi ketujuh secara keseluruhan di Asia. Di level Asia, Arab Saudi, Jepang, dan Korea Selatan tetap menempati tiga besar koefisien liga terbaik.

Perjuangan klub-klub Indonesia di kompetisi Asia masih akan terus berlanjut. Konsistensi dalam meraih kemenangan di setiap pertandingan menjadi kunci utama bagi klub-klub Indonesia untuk terus memperbaiki posisi liga di masa mendatang.

Rekomendasi