

Surabaya – Persebaya Surabaya melakukan serangkaian penyesuaian intensif menjelang laga pembuka BRI Super League 2026/27 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Sabtu (5/9) sore.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memfokuskan persiapan tim pada aspek adaptasi lingkungan yang akan dihadapi para pemain.
Strategi ini mencakup penyesuaian waktu latihan untuk membiasakan skuad Bajul Ijo dengan suhu udara pada sore hari.
Perubahan jadwal latihan tersebut dilakukan karena mayoritas laga pramusim Persebaya sebelumnya dimainkan pada malam hari.
Tavares menegaskan bahwa adaptasi terhadap cuaca menjadi krusial guna menjaga performa pemain tetap optimal selama 90 menit pertandingan.
“Pertandingan nanti kemungkinan dilakukan sore hari, mungkin akan panas. Jadi, kami mencoba berlatih lebih awal. Target kami adalah melakukan adaptasi yang baik terhadap cuaca,” ujar Tavares melalui keterangan resmi, Kamis (3/9).
Selain suhu udara, kondisi lapangan di Stadion PKOR Sumpah Pemuda turut menjadi perhatian utama bagi pelatih asal Portugal tersebut.
Tavares menyoroti pengalaman musim lalu di mana kualitas rumput stadion dinilai kurang mendukung aliran bola yang mulus.
Dia mengingat bahwa pada musim sebelumnya, permukaan lapangan membuat bola kerap memantul secara tidak beraturan.
Meskipun belum melihat kondisi terbaru lapangan saat ini, ia tetap mempersiapkan taktik alternatif jika kendala teknis serupa terjadi.
Tavares menekankan bahwa kemampuan fisik dan penguasaan bola kedua atau second ball akan menjadi faktor penentu kemenangan.
“Apabila lapangan masih seperti itu, tim yang memenangkan second ball dan lebih kuat secara fisik akan memiliki keuntungan. Persiapan kami juga mencakup hal itu,” tegasnya.
Persiapan fisik yang matang dianggap sebagai antisipasi terhadap gaya bermain Bhayangkara Presisi Lampung FC yang dikenal memiliki ketahanan fisik kuat.
Tavares menuntut para pemainnya agar tidak terikat pada ekspektasi kondisi lapangan yang ideal.
Ia menekankan pentingnya mentalitas adaptif bagi setiap pemain di lapangan terlepas dari bagaimana kualitas rumput yang akan dihadapi nanti.
“Saya tidak tahu kondisi pastinya sekarang, saya hanya bicara berdasarkan musim lalu. Intinya, kita harus siap dengan segala kemungkinan, baik lapangannya bagus atau tidak,” ungkapnya.
Strategi ini diharapkan mampu meredam dominasi lawan sekaligus menjaga konsistensi permainan Persebaya sejak menit pertama.
Fokus pada kekuatan fisik dan penempatan posisi menjadi pilar utama dalam instruksi taktis yang diberikan Tavares kepada anak asuhnya.
Dengan persiapan yang matang, Persebaya menargetkan hasil maksimal dalam laga tandang perdana musim ini.
Seluruh jajaran pelatih terus memantau perkembangan kondisi fisik pemain hingga hari pertandingan tiba.
Kesiapan mental dan taktik akan menjadi kunci bagi Bajul Ijo untuk mencuri poin penuh di Bandar Lampung.