

Jakarta – Pertemuan antara mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, kembali terjadi di ruang publik dalam acara seremonial kick-off BRI Super League 2026/27 pada Selasa, 1 September 2026.
Momen ini menandai interaksi tatap muka pertama bagi keduanya sejak PSSI resmi mengakhiri kontrak kerja sama dengan pelatih asal Korea Selatan tersebut pada 6 Januari 2025.
Kehadiran Shin Tae-yong dalam acara tersebut berkapasitas sebagai pelatih kepala Persija Jakarta yang baru saja ia tangani pada tahun 2026 ini.
Menanggapi pertanyaan mengenai dinamika hubungannya dengan Erick Thohir pasca-pemutusan kontrak, Shin Tae-yong memberikan pernyataan yang lugas.
“Enggak ada hubungan baik atau hubungan enggak baik, ini baru pertama kali bertemu juga setelah itu,” ungkap Shin kepada awak media di Jakarta.
Meski sempat berpisah jalan dengan induk organisasi sepak bola nasional, Shin menyatakan tidak ada sentimen negatif terkait pertemuan tersebut.
Dia justru menekankan rasa senangnya dapat kembali bersua dengan sosok yang sempat menjadi atasannya selama memimpin Skuad Garuda.
“Senang bertemu kembali dan bertemu lagi senang dong pasti,” ujar pelatih yang akrab disapa STY tersebut.
Shin Tae-yong memiliki catatan panjang dalam sejarah sepak bola Indonesia setelah mengabdi sebagai pelatih tim nasional sejak awal tahun 2020.
Selama masa baktinya yang mencapai hampir lima tahun, ia memegang tanggung jawab besar dengan mengarsiteki tim senior serta berbagai kelompok umur.
Capaian prestisius yang pernah diraihnya termasuk membawa Timnas Indonesia U-23 menembus babak semifinal Piala Asia U-23 2024.
Kini, fokus utama pria berusia 56 tahun tersebut telah beralih sepenuhnya untuk mengangkat performa Persija Jakarta di kancah liga domestik.
Keputusan kembali melatih klub di Indonesia didasari oleh pengamatannya terhadap progres yang terjadi pada ekosistem sepak bola nasional.
Menurutnya, kualitas liga di Indonesia saat ini menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan saat ia pertama kali menginjakkan kaki di tanah air.
“Ya senang sekali bertemu kembali dengan bapak Erick Thohir dan Ferry Paulus. Di sini memang banyak yang saya kenal, jadi saya senang,” tambahnya.
Shin Tae-yong berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sepak bola Indonesia melalui perannya sebagai pelatih klub.
Dia menilai bahwa perkembangan liga yang kompetitif menjadi modal dasar untuk membawa sepak bola nasional ke arah yang lebih baik.
“Saya melihat sepak bola di liga Indonesia juga lumayan sekali maju dari sebelumnya. Jadi saya sangat senang,” tegasnya.
Tugas besar kini menanti Shin Tae-yong untuk meracik strategi bagi tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut di musim kompetisi 2026/27.
“Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar Persija lebih baik lagi dan sepak bola Indonesia maju bersama,” pungkasnya.