

Singapura – Kejutan besar diciptakan pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, di babak 16 besar Singapore Open 2026. Alwi berhasil menumbangkan pemain peringkat satu dunia asal China, Shi Yu Qi, melalui pertarungan sengit tiga gim dengan skor 16-21, 21-19, dan 14-21.
Kemenangan ini menjadi catatan bersejarah bagi Alwi karena merupakan pertemuan perdana sekaligus kemenangan pertama pemain berusia 21 tahun tersebut atas Shi Yu Qi. Hasil ini sekaligus mengantarkan Alwi melaju ke babak perempat final turnamen level Super 750 tersebut.
Alwi mengungkapkan, kunci keberhasilannya meredam permainan Shi Yu Qi terletak pada ketenangan di lapangan. Ia mengaku sengaja tidak memaksakan diri untuk segera menyelesaikan pertandingan agar tidak melakukan kesalahan sendiri.
“Saya tahu pemain dengan kaliber seperti Shi Yu Qi bisa membalikkan keadaan saat mereka tertinggal. Sangat penting bagi saya menjaga ketenangan dan memahami situasi lebih baik,” ujar Alwi dikutip dari laman BWF.
Pebulutangkis asal Solo ini menambahkan, saat gagal memenangkan gim kedua, ia tetap fokus menjaga emosi dan mengingatkan diri bahwa pertandingan belum berakhir. Strategi tersebut terbukti efektif membuat permainannya lebih stabil dalam meladeni tempo cepat yang diterapkan lawan.
Keberhasilan menembus babak delapan besar di Singapore Open 2026 menjadi catatan penting dalam karier Alwi. Ini merupakan debutnya di ajang tersebut sekaligus menjadi kali kedua ia mampu mencapai perempat final di level Super 750, setelah sebelumnya mencapainya di French Open.
Sebelum melaju ke perempat final, Alwi tampil impresif dengan menaklukkan wakil Prancis, Toma Junior Popov, pada babak pertama. Tren positif ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan Alwi setelah rangkaian penampilannya pada ajang Thomas Cup sebelumnya sempat menuai kritik.