

Gianyar – Bali United resmi menguasai puncak klasemen sementara Super League musim 2026-2027 setelah mencatatkan kemenangan meyakinkan atas tim promosi Isenmulang FC.
Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (12/9) tersebut berakhir dengan skor telak 4-1 untuk keunggulan Serdadu Tridatu.
Dominasi Bali United dalam pertandingan ini tidak terbendung berkat penampilan impresif para pemain depan mereka.
Pemain sayap Thijmen Goppel tampil sebagai aktor utama dengan mencatatkan dua gol ke gawang Jefri Wibowo pada menit ke-35 dan menit ke-90.
Tambahan dua gol lainnya masing-masing disumbangkan oleh gelandang serang Teppei Yachida pada menit ke-45+2 serta penyerang sayap Irfan Jaya di menit ke-77.
Sementara itu, tim tamu Isenmulang FC hanya mampu mencetak gol hiburan melalui pemain bertahan Dauglas Cruz pada masa injury time, yakni menit ke-90+6.
Hasil sempurna dari dua laga awal ini menempatkan Bali United di posisi teratas klasemen dengan raihan enam poin.
Klub asuhan Johnny Jansen ini berhak menempati peringkat pertama karena unggul dalam jumlah produktivitas gol dibandingkan Madura United, meskipun kedua tim memiliki selisih gol yang sama, yakni empat.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengungkapkan rasa puasnya atas performa yang ditunjukkan oleh anak asuhnya sepanjang pertandingan.
Ia menegaskan bahwa kemenangan beruntun ini merupakan buah dari kerja keras yang konsisten sejak masa pramusim.
“Kami merasakan dua kemenangan di laga awal ini sangat berharga, mengingat proses yang kami jalani sejak pramusim,” ujar Johnny Jansen.
Juru taktik asal Belanda tersebut menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi modal penting bagi tim untuk menatap laga-laga selanjutnya.
“Ini langkah besar yang harus terus dikembangkan,” imbuh mantan pelatih PEC Zwolle tersebut.
Namun, di balik kemenangan telak tersebut, Johnny Jansen memberikan catatan kritis terkait kedisiplinan pemain di lapangan.
Ia menyoroti kerentanan lini pertahanan Bali United yang tercatat selalu kebobolan pada menit-menit akhir dalam dua pertandingan terakhir.
“Soal mental bertanding sangat penting. Dalam dua laga terakhir, kami selalu kebobolan di menit-menit akhir,” ungkapnya.
Evaluasi ini menjadi perhatian utama sang pelatih agar timnya tidak lagi melakukan kesalahan elementer yang merugikan.
Johnny Jansen menuntut para pemainnya untuk tetap menjaga konsentrasi penuh hingga peluit panjang dibunyikan.
Kematangan mental dan fokus sepanjang 90 menit menjadi kunci utama bagi Bali United untuk mempertahankan tren positif di kompetisi kasta tertinggi musim ini.
Manajemen Bali United berharap performa apik ini dapat berlanjut pada pekan ketiga Super League mendatang.
Konsistensi di atas lapangan menjadi tuntutan bagi seluruh pemain guna menjaga posisi mereka di puncak klasemen.