

SURABAYA – Persebaya Surabaya resmi memperkuat lini serang mereka dengan mendatangkan pemain sayap berpengalaman, Saddil Ramdani, pada Kamis, 10 September 2026.
Pemain berusia 27 tahun tersebut didatangkan dengan status pinjaman dari Persib Bandung untuk durasi kontrak selama satu musim penuh.
Langkah ini diambil manajemen Bajul Ijo guna menambah kedalaman skuad dalam mengarungi ketatnya kompetisi BRI Super League musim 2026/27.
Kecepatan dan kemampuan olah bola Saddil diharapkan mampu memberikan variasi taktik baru bagi pelatih kepala, Bernardo Tavares.
Saddil tercatat memiliki rekam jejak karier yang cukup panjang baik di level domestik maupun internasional.
Sebelum bergabung dengan Persebaya, ia sempat memperkuat Persela Lamongan serta memiliki pengalaman berkompetisi di Malaysia bersama FA Pahang dan Sabah FC.
Pengalaman tersebut diproyeksikan menjadi aset berharga bagi Persebaya untuk menghadapi tantangan kompetisi yang menuntut konsistensi tinggi.
“Saya sangat bersyukur dan senang bisa mendapatkan kesempatan menjadi bagian dari Persebaya,” ujar Saddil Ramdani.
Ia menegaskan bahwa kepindahannya ke Surabaya adalah sebuah awal baru yang disertai dengan tanggung jawab besar.
“Bagi saya, ini adalah awal yang baru dan tentunya sebuah tanggung jawab yang besar,” tambahnya.
Saddil menyatakan kesiapannya untuk segera beradaptasi dengan rekan setim dan sistem permainan yang diterapkan oleh Bernardo Tavares.
Fokus utamanya saat ini adalah membangun chemistry dengan pemain lain agar bisa memberikan kontribusi maksimal bagi tim.
“Saya ingin belajar, beradaptasi dengan teman-teman baru, dan memberikan yang terbaik untuk tim,” ungkapnya.
Selain aspek teknis, Saddil juga menyoroti peran krusial pendukung setia Persebaya, yakni Bonek dan Bonita.
Ia menyadari bahwa dukungan suporter di Surabaya memiliki atmosfer yang sangat unik dan penuh gairah bagi setiap pemain.
“Saya tahu mereka memiliki kecintaan yang sangat besar terhadap Persebaya,” kata pemain yang telah mencatatkan 29 penampilan bersama Timnas Indonesia tersebut.
Saddil berharap dukungan tersebut dapat terus mengalir sepanjang musim untuk memotivasi para pemain di lapangan.
Ia berkomitmen untuk membalas kepercayaan suporter dan manajemen melalui kerja keras di setiap sesi latihan maupun pertandingan.
“Saya berharap bisa mendapatkan dukungan dan doa dari semuanya. Saya juga ingin membalas kepercayaan itu dengan kerja keras di lapangan,” tegas Saddil.
Terkait target pribadi, Saddil memilih untuk tetap bersikap rendah hati dan tidak ingin terlalu banyak berjanji.
Ia lebih memilih untuk fokus mengikuti arahan taktis dari pelatih asal Portugal tersebut demi kepentingan kolektif tim.
“Saya tidak ingin terlalu banyak berbicara tentang target pribadi. Yang paling penting bagi saya adalah bekerja keras, mengikuti arahan coach, dan membantu tim sesuai dengan kemampuan saya,” paparnya.
Kehadiran Saddil menjadi sinyal kuat ambisi Persebaya Surabaya untuk bersaing di papan atas klasemen musim ini.
Seluruh elemen tim kini tengah memusatkan konsentrasi penuh untuk meraih hasil positif di setiap laga yang akan dihadapi ke depan.