De la Fuente Puji Sihir Yamal Usai Spanyol Libas Kroasia

Lamine Yamal tampil gemilang saat Spanyol menaklukkan Kroasia dengan skor 4-1 di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan.

Sevilla – Penampilan impresif Lamine Yamal sukses mengantarkan tim nasional Spanyol meraih kemenangan telak 4-1 atas Kroasia dalam laga UEFA Nations League di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Rabu (30/9/2026).

Bintang muda Barcelona tersebut menjadi motor serangan La Roja dengan mencatatkan dua gol dan satu assist krusial sepanjang pertandingan.

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 40 pertandingan berturut-turut di berbagai kompetisi.

Dominasi skuad asuhan Luis de la Fuente semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai kekuatan utama sepak bola Eropa saat ini.

Yamal membuka keunggulan Spanyol saat pertandingan baru memasuki menit ke-70 detik, yang tercatat sebagai gol tercepat dalam karier profesionalnya.

Kecepatan dan ketepatan posisi Yamal kembali terbukti saat ia memberikan umpan silang matang yang dikonversi menjadi gol oleh Marc Pubill.

Memasuki menit ke-63, Yamal kembali mencetak gol melalui aksi individu yang mengecoh kiper Kroasia, Dominik Livakovic.

Yamal mengungkapkan bahwa pemahamannya terhadap gaya bermain Livakovic, yang juga merupakan rekan setimnya di Barcelona, menjadi kunci keberhasilannya dalam mencetak gol kedua.

“Saya mengenalnya dari latihan. Saya memikirkan apa yang biasa dia lakukan di sana dan syukurlah bola masuk,” ujar Yamal.

Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, memberikan apresiasi tinggi terhadap kemampuan Yamal dalam memadukan bakat individu dengan kebutuhan taktis kolektif tim.

“Hari ini kami kembali menikmati sihirnya, tetapi dia menempatkan sihir itu untuk kepentingan tim,” kata De la Fuente kepada TVE.

Menurut sang pelatih, sikap rendah hati yang ditunjukkan Yamal di luar lapangan menjadi faktor utama yang membuat kualitas permainannya terus berkembang pesat.

“Lamine ingin menunjukkan kepada dunia pemain seperti apa dirinya. Kami senang dengannya. Sikapnya sangat rendah hati dan itu membuatnya semakin hebat,” tambah De la Fuente.

Catatan statistik Yamal dalam delapan pertandingan terakhir bersama klub dan negara menunjukkan performa yang luar biasa dengan keterlibatan dalam 18 gol.

Torehan 11 gol dan tujuh assist tersebut menempatkan Yamal sebagai kandidat kuat peraih gelar Ballon d’Or 2026 yang akan diumumkan bulan depan.

Pencapaian ini didukung oleh keberhasilannya membawa Barcelona menjuarai La Liga serta mengantarkan Spanyol meraih gelar Piala Dunia.

Saat dikonfirmasi mengenai kansnya memenangkan penghargaan individu bergengsi tersebut, Yamal menanggapi dengan santai.

“Yang berikutnya,” jawab Yamal singkat saat ditanya apakah performa melawan Kroasia membuatnya layak meraih Ballon d’Or.

Kemenangan ini melengkapi pesta gol Spanyol setelah Nico Williams mencetak gol tambahan di menit-menit akhir pertandingan.

Spanyol kini bersiap untuk menghadapi Republik Ceko pada 3 Oktober mendatang dalam jadwal lanjutan UEFA Nations League.

Setelah laga tersebut, La Roja dijadwalkan kembali berhadapan dengan Kroasia pada 6 Oktober 2026 untuk menguji konsistensi performa mereka.

Rekomendasi