FAM Layangkan Protes ke FIFA Terkait Tambahan Waktu Laga Indonesia

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengajukan protes resmi kepada FIFA terkait durasi tambahan waktu dalam laga Timnas Indonesia kontra Bangladesh.

Jakarta – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara resmi melayangkan permintaan klarifikasi kepada FIFA terkait keputusan kontroversial mengenai perubahan durasi injury time dalam laga Timnas Indonesia melawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (1/10).

Langkah diplomatis ini diambil menyusul perubahan durasi tambahan waktu yang mendadak dari semula dua menit menjadi tujuh menit pada babak kedua.

Perubahan durasi tersebut dinilai krusial karena terjadi saat Skuad Garuda sedang memburu selisih gol untuk mengamankan posisi di klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Pertandingan yang berakhir dengan skor telak 9-2 untuk kemenangan Indonesia tersebut memang memiliki dampak langsung terhadap penentuan tim yang berhak melaju ke babak final.

Dalam pernyataan resminya pada Sabtu (3/10), FAM menegaskan bahwa mereka membutuhkan penjelasan mendalam mengenai dasar, prosedur, serta situasi yang mendasari keputusan perangkat pertandingan di lapangan.

“Dalam pertandingan tersebut, durasi stoppage time yang awalnya diumumkan selama dua menit kemudian diubah menjadi tujuh menit,” tulis pihak FAM dalam keterangan resminya.

FAM memandang bahwa transparansi dalam pengambilan keputusan di lapangan sangat penting demi menjaga integritas kompetisi yang sedang berlangsung.

Mereka pun mendesak FIFA untuk meninjau kembali insiden tersebut guna memastikan bahwa setiap perubahan waktu tambahan di masa depan dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“FAM mendesak FIFA untuk meninjau kembali insiden tersebut dan memberikan penjelasan rinci mengenai keputusan yang diambil oleh perangkat pertandingan,” ujar pihak federasi.

Meski demikian, pihak Malaysia memberikan penekanan khusus bahwa langkah ini bukan merupakan bentuk protes terhadap hasil akhir pertandingan maupun upaya untuk menganulir kemenangan Timnas Indonesia.

FAM menyebutkan bahwa fokus utama mereka adalah mendapatkan kejelasan prosedural agar tidak terjadi kebingungan serupa di pertandingan-pertandingan mendatang.

“FAM ingin menegaskan bahwa permintaan ini tidak dimaksudkan untuk mempertanyakan hasil pertandingan atau mempermasalahkan pencapaian tim mana pun,” lanjut pernyataan tersebut.

Situasi ini menjadi sorotan tajam karena persaingan di Grup A sangat ketat, di mana selisih gol menjadi faktor penentu utama bagi nasib tim yang ingin melaju ke partai puncak.

Kemenangan besar Indonesia atas Bangladesh tersebut akhirnya memastikan Skuad Garuda mengamankan tiket final setelah unggul dalam produktivitas gol.

Di sisi lain, hasil tersebut membuat Malaysia harus menerima kenyataan pahit karena gagal melaju ke babak berikutnya akibat selisih gol yang tidak lagi menguntungkan mereka.

Hingga saat ini, pihak FIFA belum memberikan tanggapan resmi mengenai permintaan klarifikasi yang diajukan oleh federasi sepak bola Malaysia tersebut.

Publik kini menanti respons FIFA terkait prosedur penambahan waktu yang menjadi perdebatan di tengah memanasnya persaingan turnamen regional ASEAN tahun ini.

Rekomendasi