Fokus Jonatan Christie Terganggu Jelang Asian Games 2026

Jonatan Christie memastikan diri lolos ke perempat final bulu tangkis Asian Games 2026 setelah mengalahkan Viren Nettasinghe.

Jakarta – Pebulu tangkis tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie, sukses memastikan diri melaju ke babak perempat final cabang olahraga bulu tangkis Asian Games 2026.

Kepastian tersebut didapat setelah Jonatan menaklukkan wakil Sri Lanka, Viren Nettasinghe, dalam pertandingan yang berlangsung pada Minggu (27/9/2026) dini hari.

Jadwal pertandingan yang tidak lazim menjadi sorotan utama dalam laga tersebut.

Duel antara Jonatan dan Nettasinghe baru dimulai sekitar pukul 01.00 waktu setempat dan baru berakhir mendekati pukul 02.00 pagi.

Situasi ini memaksa pemain nomor satu dunia tersebut berjuang ekstra keras untuk menjaga konsentrasi di tengah kelelahan fisik yang mendera.

Jonatan secara terbuka mengungkapkan rasa kesalnya terkait penjadwalan pertandingan yang dianggap kurang ideal bagi para atlet.

Dia mempertanyakan kebijakan panitia yang tidak memindahkan pertandingan ke lapangan lain yang sudah kosong lebih awal.

“Bersyukur karena bisa lewat dari hal yang tidak mudah,” ujar Jonatan menanggapi kemenangan tersebut.

“Namun, jujur tadi cukup terbawa mood yang kurang baik karena bermain terlalu larut malam, bahkan sudah pagi,” lanjutnya.

“Cukup kesal kenapa tidak memindahkan ke lapangan 3 atau 4 yang sudah selesai duluan. Fokusnya jadi cukup terganggu juga,” tegasnya.

Tantangan yang dihadapi peraih medali emas Asian Games 2018 itu tidak hanya datang dari faktor eksternal.

Di dalam lapangan, Jonatan sempat mengalami kesulitan saat menghadapi perlawanan sengit dari Nettasinghe.

Dia bahkan harus tertinggal lebih dahulu setelah kehilangan gim pertama dengan skor 15-21.

Namun, ketenangan dan pengalaman membawa Jonatan mampu membalikkan keadaan pada dua gim berikutnya.

Dia berhasil mendominasi gim kedua dengan skor 21-13 untuk memaksakan digelarnya gim penentuan.

Pada gim ketiga, Jonatan tampil lebih konsisten dan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-15.

“Puji Tuhan pelan-pelan tadi bisa bangkit. Dan, cukup happy dengan dua kemenangan di pertandingan hari ini, walaupun ada faktor nonteknis, tetapi bisa mengatasinya,” kata Jonatan.

Kemenangan ini membawa Jonatan melangkah ke babak perempat final untuk berhadapan dengan wakil Singapura, Loh Kean Yew.

Kondisi fisik menjadi perhatian utama tim pelatih mengingat sempitnya durasi pemulihan yang dimiliki Jonatan.

Pertandingan perempat final tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama, dimulai sejak pukul 09.30 waktu setempat.

Dengan selesainya laga pada dini hari, waktu istirahat yang dimiliki Jonatan sangat terbatas sebelum harus kembali turun ke lapangan.

Menyadari situasi tersebut, Jonatan kini fokus sepenuhnya untuk memulihkan kondisi tubuhnya agar tetap prima.

“Saya berharap saya bisa memaksimalkan istirahat yang ada supaya bisa bermain maksimal dulu melawan Loh Kean Yew di perempat final,” tutupnya.

Rekomendasi