

Jakarta – Pep Guardiola secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Manchester City setelah klub tersebut dinyatakan bersalah oleh komisi independen atas serangkaian pelanggaran aturan finansial Liga Primer Inggris.
Pernyataan dukungan tersebut disampaikan mantan pelatih The Citizens itu melalui akun media sosial X pribadinya pada Rabu waktu setempat.
Guardiola menegaskan posisinya untuk tetap berdiri bersama jajaran manajemen, pemain, staf, hingga pendukung klub dalam menghadapi situasi sulit ini.
“Saya ingin setiap fan @ManCity tahu bahwa saya ada di sini, lebih dari sebelumnya,” tulis Guardiola dalam pesannya.
Ia menambahkan komitmennya untuk terus mendukung pihak-pihak yang pernah bekerja sama dengannya selama masa kepemimpinannya di klub tersebut.
“Saya selalu, sejak dulu dan akan selalu berada di belakang klub saya, pemilik, CEO saya, Ferran, para pemain, staf, Enzo Maresca, dan kalian, para suporter kami yang luar biasa,” lanjutnya.
Pesan tersebut ditutup dengan ajakan bagi seluruh elemen klub untuk menghadapi permasalahan hukum ini secara kolektif.
“Kita akan melewati ini bersama-sama. Saya mencintai kalian semua,” tegas Guardiola.
Respon Guardiola muncul sehari setelah otoritas Liga Primer Inggris mengumumkan putusan komisi independen terkait kasus dugaan pelanggaran finansial.
Komisi menyatakan Manchester City terbukti bersalah atas seluruh dakwaan terkait pelanggaran aturan finansial selama sembilan musim, yakni periode 2009/10 hingga 2017/18.
Temuan komisi mengungkapkan adanya penggunaan kontrak komersial yang tidak mencerminkan kesepakatan sebenarnya di dalam klub.
Skema tersebut diduga sengaja dirancang untuk menggelembungkan pendapatan dan menekan biaya operasional agar klub terlihat patuh terhadap regulasi finansial.
Berdasarkan laporan komisi, skema ini mengakibatkan pendapatan Manchester City meningkat dan biaya yang dilaporkan berkurang lebih dari 900 juta poundsterling selama periode tersebut.
Selain itu, klub juga dinilai melanggar kewajiban untuk bekerja sama dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Liga Primer Inggris.
Menanggapi putusan tersebut, manajemen Manchester City secara tegas menyatakan akan menempuh jalur banding.
CEO Manchester City, Ferran Soriano, dilaporkan telah menyampaikan pesan kepada seluruh staf dan pemain melalui sebuah video pada Selasa lalu untuk menolak temuan komisi independen tersebut.
Kasus hukum ini mencakup periode yang sebagian besar terjadi sebelum masa kepelatihan Guardiola, termasuk era Roberto Mancini dan Manuel Pellegrini.
Guardiola sendiri mulai menahkodai Manchester City pada tahun 2016 dan memutuskan hengkang pada akhir musim lalu.
Selama hampir satu dekade menangani tim, Guardiola sukses mempersembahkan enam gelar Liga Primer Inggris, termasuk empat gelar secara beruntun.
Ia juga membawa klub meraih tiga trofi Piala FA, lima Piala Liga Inggris, serta satu trofi Liga Champions sepanjang masa baktinya.
Saat ini, posisi pelatih kepala telah diteruskan oleh Enzo Maresca, yang namanya turut disebut dalam pesan dukungan Guardiola.
Terkait sanksi, komisi independen akan menentukannya melalui proses terpisah setelah fase banding selesai diproses oleh pihak klub.