

Jakarta – Sebanyak 56.000 lembar tiket pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia telah terjual habis hingga Senin (28/9) pukul 12.00 WIB.
Tingginya animo suporter tersebut dipastikan akan membuat Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dipadati puluhan ribu pendukung skuad Garuda pada laga yang berlangsung malam ini pukul 19.30 WIB.
Jumlah penjualan tiket tersebut masih berpotensi meningkat seiring dengan tingginya permintaan suporter yang ingin menyaksikan langsung laga krusial ini di stadion.
Pertandingan ini merupakan penentu penting bagi peta persaingan di Grup A turnamen tersebut.
Saat ini, Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tiga poin dari satu laga yang telah dijalani.
Malaysia menempati posisi puncak klasemen sementara berkat keunggulan selisih gol setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 3-0.
Di sisi lain, Indonesia berada tepat di bawahnya dengan perolehan tiga poin setelah menundukkan Singapura dengan skor 2-0 pada laga perdana.
Regulasi FIFA ASEAN Cup 2026 yang hanya meloloskan juara grup ke partai final membuat laga ini menjadi sangat menentukan bagi kedua negara.
Setiap poin yang diperebutkan malam ini akan berpengaruh langsung terhadap peluang kedua tim untuk melangkah ke babak puncak.
Selain urusan klasemen, laga ini juga sarat dengan gengsi dan rivalitas panjang antara kedua negara bertetangga tersebut.
Penyerang Malaysia, Bergson, bahkan mengibaratkan duel ini layaknya pertemuan dua raksasa sepak bola Amerika Selatan, Brasil dan Argentina.
Catatan statistik dari 11v11 menunjukkan bahwa Indonesia dan Malaysia telah bertemu sebanyak 85 kali sejak pertama kali berduel pada 7 September 1957.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada ajang Piala AFF 2020 di Singapura, Desember 2021 silam.
Pada laga tersebut, Indonesia yang di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 4-1.
Malaysia sempat unggul lebih dulu melalui gol Kogileswaran sebelum akhirnya Indonesia membalikkan keadaan.
Skuad Garuda berhasil mencetak empat gol balasan melalui dua gol Irfan Jaya, serta masing-masing satu gol dari Pratama Arhan dan Elkan Baggott.
Kini, kedua tim kembali bertemu dengan komposisi dan situasi yang berbeda di atas lapangan.
Kemenangan menjadi harga mati bagi kedua tim untuk mengamankan posisi puncak klasemen Grup A.
Hasil pertandingan ini diprediksi akan menjadi penentu utama siapa yang layak melaju ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026.
Seluruh elemen tim kini fokus sepenuhnya untuk mempersiapkan strategi terbaik menghadapi tekanan suporter dan intensitas permainan lawan.
Pihak penyelenggara memastikan kesiapan stadion telah mencapai tahap akhir guna menyambut duel bergengsi tersebut.
Keamanan di sekitar area SUGBK juga telah ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan penonton yang akan hadir malam ini.