John Herdman Terkejut Malaysia Cukur Singapura Enam Gol Tanpa Balas

John Herdman menanggapi kemenangan telak Malaysia atas Singapura di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Jakarta – Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rasa terkejutnya atas hasil fantastis yang diraih Malaysia saat membantai Singapura dengan skor 6-0 dalam laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Duel antara Malaysia dan Singapura tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Kamis (1/10/2026).

Hasil telak tersebut terjadi bertepatan dengan pertandingan Indonesia melawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Dalam laga di SUGBK tersebut, skuad Garuda berhasil memetik kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 9-2.

Meskipun fokus pada performa anak asuhnya, Herdman mengakui bahwa kabar mengenai skor besar di Bandung cukup menyita perhatiannya.

“Kami tahu apa yang terjadi dalam pertandingan lainnya. Kami hanya tidak tahu bagaimana mungkin Malaysia bisa mengalahkan Singapura 6-0,” ujar Herdman dalam sesi jumpa pers pascapertandingan di SUGBK, Sabtu (3/10/2026).

Pelatih asal Inggris tersebut mengaku hasil tersebut berada di luar prediksi logisnya.

Menurut Herdman, pertemuan antara Malaysia dan Singapura biasanya berlangsung sangat ketat dan kompetitif.

“Kalau melihat sejarah pertemuan mereka, itu belum pernah terjadi sebelumnya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa biasanya laga kedua tim tersebut berakhir dengan skor tipis seperti 1-1, 2-1, atau maksimal 2-0.

Rekor skor terbesar dalam sejarah pertemuan kedua negara sebelumnya tercatat hanya 4-1, sehingga angka 6-0 menjadi anomali yang mengejutkan bagi dunia sepak bola regional.

Situasi di lapangan saat laga melawan Bangladesh juga diwarnai dengan drama instruksi taktis.

Herdman mengungkapkan bahwa ia sempat memberikan instruksi krusial kepada para pemainnya bahwa Indonesia membutuhkan satu gol tambahan untuk mengamankan posisi di klasemen.

Namun, instruksi tersebut sempat diragukan oleh bek andalan Timnas Indonesia, Elkan Baggott.

“Dia mengira itu sebuah trik atau taktik,” tutur Herdman.

Kebingungan Baggott baru teratasi setelah kiper Ernando Ari memberikan penegasan.

“Sampai Emil dengan jelas mengatakan kepadanya, ‘Elkan, kita butuh satu gol lagi’,” ungkap sang pelatih.

Mengenai kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh, Herdman menolak menyebutnya sebagai kemenangan terbesar dalam karier kepelatihannya.

Namun, ia secara terbuka mengakui bahwa duel tersebut merupakan pertandingan yang paling tidak biasa yang pernah ia tangani.

“Ini adalah pertandingan paling gila yang pernah saya jalani,” tegasnya.

Catatan kemenangan terbesar Herdman sepanjang karier profesionalnya terjadi saat ia masih menukangi Timnas Kanada.

Kala itu, Kanada berhasil melumat Kepulauan Cayman dengan skor telak 11-0.

Pertandingan tersebut berlangsung dalam babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada 30 Maret 2021.

Hasil pertandingan di Grup A ini dipastikan akan memengaruhi peta persaingan menuju babak selanjutnya dalam turnamen regional tersebut.

Tim pelatih kini tengah mengevaluasi performa pemain untuk menghadapi laga-laga krusial berikutnya.

Rekomendasi