

Jakarta – Kevin Diks resmi ditunjuk sebagai kapten Tim Nasional Indonesia untuk mengarungi turnamen FIFA ASEAN Cup 2026.
Keputusan ini diambil setelah kapten utama, Jay Idzes, dipastikan absen membela skuad Garuda akibat cedera paha yang cukup serius.
Idzes mengalami cedera tersebut saat memperkuat klubnya, Sassuolo, dalam laga kontra Juventus di ajang Liga Italia pada Senin (14/9) lalu.
Pemain berusia 26 tahun itu diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan antara enam hingga delapan minggu sebelum bisa kembali merumput.
Absennya sosok sentral di lini pertahanan ini menjadi tantangan besar bagi pelatih John Herdman dalam meracik strategi tim.
Idzes sendiri mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kondisi fisiknya yang mengharuskannya menepi dari agenda tim nasional.
“Saya terpukul harus absen dalam waktu yang lama karena saya selalu ingin memperkuat timnas. Sulit rasanya tidak dapat berada di tim,” ujar Idzes melalui akun media sosial pribadinya.
Ia berkomitmen penuh untuk menjalani proses penyembuhan agar bisa kembali memperkuat skuad Garuda secepat mungkin.
Menanggapi kepercayaan yang diberikan untuk memimpin rekan-rekannya di lapangan, Kevin Diks menyatakan kesiapannya.
Bek Borussia Moenchengladbach ini mengaku mengemban jabatan kapten merupakan sebuah kehormatan besar bagi karier sepak bolanya.
“Ya, itu merupakan sebuah kehormatan besar bagi saya. Saya rasa sebelumnya, saya juga sudah banyak membantu. Jika Jay tidak ada di sini, saya berusaha membantu lebih banyak lagi,” ujar Diks saat ditemui di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Selasa (22/9).
Diks menyadari bahwa kehadiran Idzes di ruang ganti tim sangat krusial bagi moral pemain.
Namun, ia menegaskan bahwa seluruh penggawa Timnas Indonesia harus mampu beradaptasi dan saling menutupi kekurangan tersebut.
“Kami merindukan Jay, tetapi tentu saja dia tidak ada di sini. Jadi, kami harus mengambil peran lebih besar. Sekarang saya dipilih sebagai kapten. Saya juga merasa bisa membantu tim pada masa mendatang,” tambahnya.
Timnas Indonesia sendiri akan memulai perjuangannya di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 pada Jumat (25/9/2026) malam ini.
Indonesia tergabung dalam Grup A Divisi 1 bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
Seluruh pertandingan babak penyisihan grup ini akan dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Meskipun publik menyoroti laga besar melawan Malaysia, Diks menegaskan fokus tim saat ini sepenuhnya tertuju pada laga perdana melawan Singapura.
“Saya pernah mendengar soal rivalitas itu. Namun, kami akan menghadapi Singapura terlebih dahulu,” tegas Diks.
Setelah menghadapi Singapura, Indonesia dijadwalkan menantang Malaysia pada 28 September, sebelum menutup laga fase grup melawan Bangladesh pada 1 Oktober mendatang.
Persaingan di turnamen ini terbagi dalam dua divisi dengan total peserta yang tersebar di berbagai kota penyelenggara.
Divisi 2 akan berlangsung di Stadion Hong Kong, yang mencakup negara-negara seperti Laos, Brunei Darussalam, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste.
Sementara itu, Grup B Divisi 1 yang diisi Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina akan melangsungkan pertandingannya di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.