

Jakarta – Komunitas bola basket jalanan atau streetball di Indonesia kini bersiap menyambut gelombang kebangkitan baru dengan kehadiran pebasket asal Kanada, Matt Kiatipis (MK).
Kedatangan sosok yang dikenal dengan julukan MK ini diproyeksikan menjadi katalisator untuk menghidupkan kembali gairah olahraga basket jalanan di Tanah Air.
Promotor acara King of Ballers, Rico Lubis, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memberikan dampak signifikan bagi perkembangan bakat-bakat muda di berbagai daerah.
“Indonesia pernah mendatangkan Allen Iverson, Dennis Rodman, Philip Champion (Hot Sauce) di masa lalu. Menurut saya, di momen ini sangat tepat untuk mendatangkan Matt Kiatipis,” ujar Rico di Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Rangkaian kegiatan King of Ballers secara resmi dimulai hari ini di YPK Court, Panglima Polim, Jakarta.
Event pembuka ini akan dimeriahkan oleh sejumlah tokoh streetball lokal, termasuk 100 Pounds dan Miroslav.
Agenda kemudian berlanjut pada Sabtu (3/10/2026) di Dreamland Sports Arena, Bintaro, Tangerang Selatan.
Kegiatan tersebut akan diisi dengan sesi coaching clinic yang melibatkan pemain-pemain liga profesional (IBL).
Nama-nama seperti Yesaya Saudale, Hendrik Xavi Yonga, Erick Ibrahim Junior, dan Ali Bagir dijadwalkan hadir untuk berbagi ilmu.
Puncak dari rangkaian acara ini adalah kompetisi satu lawan satu (1v1) yang digelar pada Sabtu malam.
Dalam pertandingan tersebut, Matt Kiatipis secara terbuka menantang pemain lokal untuk unjuk kemampuan di lapangan.
Rico berharap inisiatif ini tidak hanya berhenti di Jakarta, melainkan meluas ke seluruh penjuru Indonesia.
Ia memiliki visi untuk membawa kegiatan serupa ke berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua, pada tahun depan.
“Kehadiran Matt Kiatipis diharapkan memberikan dampak kepada generasi muda, sampai ke ujung Papua maupun Aceh. Saya ingin membuat basket jalanan di Indonesia kembali bergairah dan memiliki platform,” tambah Rico.
Menurut Rico, ekosistem streetball memiliki potensi ekonomi yang besar jika dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
Ia membayangkan streetball dapat menjadi mata pencaharian baru bagi para pemain di masa depan.
“Kami ingin menjadi platform baru, menjadi benchmark baru. Kenapa tidak sekalian menjadi mata pencaharian baru buat mereka?” tegasnya.
Dukungan terhadap visi tersebut juga datang dari pihak sponsor, Kanky, melalui Head of Marketing, Andrew Stefanus R.
Andrew menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari misi jangka panjang untuk membangun kembali hype basket di Indonesia.
Sementara itu, Matt Kiatipis mengaku terkesan dengan bakat-bakat yang dimiliki pebasket Indonesia.
Ia menilai ekosistem basket di Indonesia, baik profesional maupun budaya jalanannya, telah berkembang pesat.
“Budaya streetball kalian luar biasa. Itulah yang ingin saya lakukan, yaitu meningkatkan dan mengembangkan olahraga, khususnya di Indonesia,” kata MK.
Upaya menghidupkan kembali ekosistem streetball ini diharapkan mampu memperkuat komunitas basket nasional secara keseluruhan.