Lampaui Target Asian Games 2026, Menpora Erick Thohir Incar Medali Tambahan

Menpora Erick Thohir mengapresiasi capaian kontingen Indonesia yang melampaui target medali di Asian Games 2026.

Jakarta – Kontingen Indonesia mencatatkan prestasi gemilang pada ajang Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang.

Hingga Minggu, 4 Oktober 2026, tim Merah Putih sukses mengumpulkan total 34 medali.

Perolehan tersebut terdiri dari 5 medali emas, 8 medali perak, dan 21 medali perunggu.

Capaian ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-13 dalam klasemen sementara perolehan medali.

Hasil ini sekaligus melampaui target awal yang ditetapkan pemerintah, yakni minimal empat medali emas.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan para atlet.

Ia menilai pencapaian ini merupakan buah kerja keras kolektif dari atlet, pelatih, hingga pimpinan cabang olahraga.

“Seperti hitungan kami dan tentunya Chef de Mission, kita kerja keras. Memang punya keinginan lebih, masih ada potensi dan harapan,” ujar Erick Thohir.

Erick menjelaskan alasan pemerintah menetapkan target empat emas sebelum turnamen dimulai.

Target tersebut menyesuaikan dengan perubahan nomor pertandingan dibandingkan Asian Games 2022 di Hangzhou, China.

Pada edisi sebelumnya, Indonesia berhasil mengoleksi tujuh medali emas.

Namun, terdapat tiga nomor yang dipertandingkan di China yang tidak masuk dalam program Asian Games Aichi-Nagoya.

“Secara hitung-hitungan, kembali saya tekankan lagi, waktu di China itu kita tujuh, tetapi ada tiga nomor yang tidak dipertandingkan. Makanya kita bicara kemarin empat emas,” tegasnya.

Meski ada beberapa cabang olahraga yang belum memenuhi target, sejumlah cabang lain justru tampil melampaui ekspektasi.

Salah satu yang mendapatkan pujian khusus dari Menpora adalah cabang olahraga bulu tangkis.

Erick berterima kasih kepada pimpinan PBSI yang dinilai sigap mengawal dan mendampingi para atlet selama bertanding.

“Itulah kriteria pimpinan cabor yang kita inginkan, yang cinta pada olahraganya, punya waktu bersama atletnya, dan tentu mencari pendanaan sama-sama,” kata Erick.

Ia juga mengapresiasi cabang olahraga angkat besi yang konsisten memenuhi target melalui penampilan Rahmat Erwin Abdullah.

Erick menyoroti dedikasi Ketua Umum PB PABSI, Rosan Roeslani, yang menyempatkan diri mendampingi atlet di tengah kesibukan sebagai Menteri Investasi.

Meskipun target sudah terlampaui, Erick berharap kontingen Indonesia masih bisa menambah koleksi medali emas.

Sejumlah atlet Indonesia diketahui masih memiliki peluang untuk meraih podium tertinggi hingga hari terakhir kompetisi.

“Ya, Bismillah. Saya terima tambahan satu, saya terima tambahan dua, saya terima tambahan tiga. Yang terbaik,” ucapnya.

Erick meminta seluruh atlet untuk tetap berjuang habis-habisan hingga titik penghabisan.

Ia berpesan agar para atlet yang telah menembus babak final memberikan performa terbaik untuk diri sendiri, keluarga, dan bangsa.

Terkait apresiasi, pemerintah telah menjanjikan bonus bagi para atlet yang berhasil meraih medali.

Erick mengingatkan agar para atlet bijak dalam mengelola bonus tersebut untuk masa depan.

“Sayang kalau yang individu Rp3 miliar, sayang. Tapi ditabung, ya. Yang beregu hitungannya beda, yang ganda hitungannya beda, tapi tetap besar. Jadi ditabung,” pesan Erick.

Rekomendasi