

Bandung – Persib Bandung secara resmi mengalihkan fokus penuh mereka menghadapi kompetisi level Asia setelah menyelesaikan rangkaian agenda pramusim.
Skuad Maung Bandung kini memiliki jeda waktu persiapan selama sepuluh hari untuk menghadapi laga krusial playoff AFC Champions League Two musim 2026/2027.
Laga penentu untuk memperebutkan tiket ke fase grup tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Senin, 31 Agustus 2026 mendatang.
Persib Bandung akan berhadapan dengan wakil Filipina, Manila Digger, dalam pertandingan yang menjadi gerbang utama menuju kompetisi antarklub Asia.
Kapten Persib, Marc Klok, menilai waktu persiapan sepuluh hari ini menjadi modal sangat berharga bagi timnya untuk mematangkan strategi.
Kondisi tim kini semakin kondusif karena para pemain yang sebelumnya menjalani tugas negara bersama Timnas Indonesia telah kembali bergabung.
Kelengkapan komposisi skuad ini memberikan keleluasaan bagi tim pelatih untuk menyusun taktik terbaik sebelum terjun ke pertandingan resmi.
Kami baru kembali berlatih setelah pertandingan melawan Bali, ujar Marc Klok pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Sekarang kami punya waktu sekitar 10 hari untuk mempersiapkan diri dengan skuad yang lengkap, tambahnya.
Klok menegaskan bahwa kehadiran mayoritas pemain utama membuat persiapan tim berjalan lebih optimal dibandingkan masa pramusim.
Persib kini dituntut untuk meningkatkan intensitas fokus demi memastikan kemenangan atas Manila Digger di hadapan pendukung sendiri.
Jika berhasil lolos dari babak playoff, Persib sudah dinanti oleh lawan-lawan tangguh di Grup E.
Deretan klub besar Asia yang menunggu di grup tersebut antara lain FC Seoul dari Korea Selatan, Melbourne Victory dari Australia, serta The Cong-Viettel asal Vietnam.
Kendati demikian, Klok memilih untuk tidak terlalu jauh berspekulasi mengenai peta persaingan di fase grup tersebut.
Prioritas utama tim saat ini adalah mengamankan tiket kelolosan dengan menaklukkan Manila Digger di babak playoff.
Kami akan menjalaninya satu per satu, jelas Klok mengenai target jangka pendek timnya.
Yang paling penting sekarang ialah pertandingan di depan mata karena kami tahu tantangannya tidak akan mudah, tegasnya.
Klok juga menyoroti potensi kelelahan fisik yang akan dihadapi tim jika nantinya berhasil melaju ke fase grup.
Padatnya jadwal pertandingan antara kompetisi domestik dan laga internasional di Asia akan menjadi ujian berat bagi ketahanan fisik pemain.
Guna mengantisipasi hal tersebut, Klok sempat melontarkan harapan agar manajemen dapat memfasilitasi kebutuhan logistik tim, termasuk kemungkinan penggunaan pesawat sewaan untuk perjalanan tandang.
Efisiensi waktu dan energi menjadi sangat krusial agar performa pemain tetap stabil di tengah jadwal yang sangat padat.
Saat ini, seluruh elemen tim tengah bekerja keras untuk menyatukan kembali chemistry antar pemain guna menghadapi tantangan di level Asia.
Kondisi fisik dan mental setiap pemain akan terus dipantau selama sepuluh hari ke depan sebelum akhirnya tampil di Stadion Si Jalak Harupat.