

Oslo – Cristiano Ronaldo resmi mengundurkan diri dari skuad Timnas Portugal pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Keputusan mengejutkan ini diambil sang megabintang tak lama setelah insiden pencadangan dirinya dalam laga UEFA Nations League melawan Norwegia di Ullevaal Stadion, Senin lalu.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui media sosial, Ronaldo menyatakan akan segera membeberkan alasan di balik kepergiannya dari pemusatan latihan di Malmo, Swedia.
“Setelah konferensi pers pelatih dan percakapan dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, saya memutuskan untuk meninggalkan kamp tim nasional,” tulis Ronaldo.
Pihak Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) telah mengeluarkan konfirmasi resmi mengenai kepergian penyerang berusia 41 tahun tersebut.
Namun, federasi tidak memberikan keterangan rinci mengenai alasan di balik pengunduran diri mendadak salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Portugal itu.
Ketegangan di internal tim mulai terendus saat Jorge Jesus memutuskan tidak menurunkan Ronaldo selama 90 menit penuh melawan Norwegia.
Ini menjadi momen langka, mengingat Ronaldo hampir tidak pernah dicadangkan sejak tahun 2008 dalam ajang kompetitif.
Meskipun Jorge Jesus sempat berdalih bahwa keputusan tersebut murni taktis, suasana di ruang ganti dilaporkan memanas pasca-pertandingan.
Ronaldo terlihat tidak mengikuti prosesi perayaan bersama suporter di tribun setelah peluit panjang dibunyikan.
Laporan media menyebutkan adanya pertemuan darurat antara Ronaldo, Jorge Jesus, dan Presiden FPF, Pedro Proenca, di Malmo.
Pertemuan yang berlangsung tertutup selama 30 menit itu diduga gagal mencapai titik temu yang memuaskan kedua belah pihak.
Ketidakharmonisan ini berbanding terbalik dengan hubungan keduanya saat masih bekerja sama di Al-Nassr.
Sebelum insiden di Oslo, Jorge Jesus sempat membela performa Ronaldo yang menuai kritik saat tampil penuh melawan Wales pada 25 Oktober 2026.
Kala itu, sang pelatih menegaskan bahwa Ronaldo masih menjadi bagian sentral dalam skema permainannya.
Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan proyek regenerasi yang diusung Jorge Jesus pasca-kegagalan di Piala Dunia 2026 mulai mengesampingkan peran sang kapten.
Kini, absennya Ronaldo memicu spekulasi luas mengenai masa depan karier internasional sang pemain.
Dengan usia yang telah menginjak 41 tahun, banyak pihak menilai insiden ini bisa menjadi titik akhir bagi perjalanan panjang Ronaldo bersama Selecao.
Publik kini menanti penjelasan terbuka dari sang pemain mengenai dinamika internal yang terjadi di balik layar.
Federasi kini dihadapkan pada pertanyaan besar terkait masa depan tim tanpa sosok pemimpin yang telah menjadi ikon selama dua dekade terakhir.
Apakah ini menjadi penanda bahwa era Ronaldo telah benar-benar berakhir atau justru awal dari krisis kepemimpinan baru di tubuh Timnas Portugal?
Hingga saat ini, belum ada pernyataan lebih lanjut dari pihak Jorge Jesus maupun FPF terkait langkah mereka selanjutnya pasca-kepergian Ronaldo.