

Jakarta – Manchester United mengusung misi kebangkitan saat menjamu Brighton & Hove Albion dalam laga putaran ketiga Piala Liga Inggris 2026/2027 di Old Trafford, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.
Pertandingan ini menjadi ujian krusial bagi pelatih Michael Carrick untuk segera memulihkan moral tim setelah menelan kekalahan 0-1 dari Manchester City pada derbi Manchester akhir pekan lalu.
Kemenangan menjadi target mutlak bagi Setan Merah guna mengamankan tiket menuju putaran keempat sekaligus meredam kritik atas performa yang kurang stabil di awal musim.
Carrick kini menghadapi tantangan besar dalam meracik strategi dengan mempertimbangkan jadwal pertandingan yang sangat padat.
Manajer asal Inggris tersebut dituntut untuk melakukan rotasi pemain demi menjaga kebugaran fisik skuad tanpa mengorbankan daya saing tim di lapangan.
“Ini keputusan yang harus kami buat. Penting bagi kami untuk memenangi pertandingan sekaligus mengelola skuad agar semua pemain tetap siap dan terlibat,” ujar Carrick sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Rabu (16/9/2026).
Kabar baik datang dari lini pertahanan dengan kemungkinan kembalinya Luke Shaw yang telah absen dalam dua laga terakhir.
Carrick menyatakan bahwa kondisi kesehatan bek kiri tersebut terus dipantau secara intensif oleh tim medis sebelum keputusan final diambil.
“Dia mungkin bisa fit untuk menghadapi Brighton, tetapi belum jelas. Ini hanya masalah beberapa hari,” tambah sang pelatih.
Namun, Manchester United dipastikan belum bisa menurunkan gelandang anyar Carlos Baleba yang masih menjalani pemulihan cedera.
Pemain rekrutan dari Brighton tersebut diperkirakan baru akan kembali mengikuti sesi latihan penuh setelah jeda internasional mendatang.
Selain Baleba, kondisi Amad Diallo dan Matthijs de Ligt juga masih diragukan untuk tampil karena keduanya masih dalam tahap pemulihan fisik.
Di sisi lain, Brighton datang ke Old Trafford dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan telak 5-0 atas Coventry City di Liga Primer Inggris.
Catatan sejarah menunjukkan bahwa Brighton bukan lawan yang mudah, mengingat mereka pernah menyingkirkan Manchester United dari ajang Piala FA musim lalu di stadion yang sama.
Situasi kontras terlihat pada performa awal musim kedua tim, di mana Manchester United baru mengemas satu kemenangan dari empat pertandingan liga.
Piala Liga Inggris kini menjadi panggung pembuktian bagi Carrick untuk menunjukkan bahwa tim asuhannya mampu bangkit dari keterpurukan.
Sesuai regulasi turnamen, tidak ada hasil imbang dalam laga ini, di mana pertandingan akan langsung dilanjutkan ke babak adu penalti jika skor tetap sama kuat hingga waktu normal berakhir.
Langkah strategis Carrick dalam memilih komposisi pemain akan menentukan apakah Manchester United mampu melangkah jauh di kompetisi ini atau harus kembali menelan pil pahit di markas sendiri.