

Jakarta – Hampir separuh orang dewasa di AS mengidap tekanan darah tinggi atau hipertensi, kondisi kesehatan yang perlu dipantau secara berkala karena berpotensi memicu serangan jantung hingga stroke.
Bagi pengguna Apple Watch, pertanyaan yang kerap muncul adalah apakah smartwatch ini bisa melacak tekanan darah. Meski dapat memberi notifikasi kesehatan, Apple Watch pada dasarnya belum mampu mengukur atau memantau tekanan darah secara mandiri tanpa alat bantu.
Dilansir dari CNET, Senin (27/7/2026), Apple Watch perlu disambungkan dengan perangkat pemantau tekanan darah pihak ketiga yang kompatibel agar datanya bisa terintegrasi otomatis ke aplikasi Health.
Menghubungkan tensimeter digital ke Apple Watch memudahkan pemantauan riwayat tekanan darah di antara jadwal kunjungan ke dokter.
Namun, langkah ini tidak menggantikan pemeriksaan medis formal. Fungsinya lebih sebagai rekam medis mandiri untuk membantu dokter memahami kondisi kesehatan secara lebih akurat pada kunjungan berikutnya.
Aplikasi Health di Apple Watch menyediakan sarana praktis untuk mengumpulkan informasi tekanan darah dalam satu wadah wearable yang digunakan sehari-hari.
Meski smartwatch tidak bisa mengukur tekanan darah secara langsung, perangkat tensi digital nirkabel yang kompatibel dapat dihubungkan ke iPhone atau Apple Watch. Alat ini biasanya dilengkapi manset lengan dan aplikasi pendukung untuk menyinkronkan hasil pengukuran ke aplikasi Health di Apple Watch.
Berikut beberapa pilihan perangkat tensimeter nirkabel yang kompatibel dengan Apple Watch:
– Omron Evolv Wireless Blood Pressure Monitor: memberikan hasil pengukuran yang akurat dan terhubung ke Apple Watch melalui aplikasi Omron Connect. Perangkat ini dibanderol US$ 75 atau sekitar Rp 1,3 juta.
– Withings Wireless Blood Pressure Monitor: menampilkan grafik riwayat pengukuran serta indikator warna untuk memudahkan pemantauan. Perangkat ini dijual seharga US$ 130 atau sekitar Rp 2,3 juta.
– iHealth Feel Wireless Arm Blood Pressure Monitor: mampu menyimpan hingga 200 hasil pengukuran dan menampilkan data tekanan darah secara detail di aplikasi iHealth. Perangkat ini dipasarkan seharga US$ 57 atau sekitar Rp 1 juta.
Selain merekam data tekanan darah, aktivitas fisik yang teratur terbukti efektif menjaga kekuatan jantung dan membantu mengontrol tekanan darah. Pengguna dapat memanfaatkan fitur Apple Watch untuk mendukung rutinitas olahraga.
Fitur yang dapat digunakan antara lain memantau target langkah harian untuk memastikan target jumlah langkah terpenuhi, melacak detak jantung saat istirahat untuk melihat kebugaran kardiovaskular, mencatat rutinitas olahraga secara manual atau dengan deteksi otomatis, serta mengatur batas detak jantung agar jam tangan memberi peringatan jika detak jantung melampaui atau berada di bawah batas aman.