

Kediri – Manajemen Persik Kediri terus mematangkan persiapan tim menjelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/27.
Tim berjuluk Macan Putih tersebut saat ini tengah berupaya mencari satu lawan uji coba terakhir sebagai penutup rangkaian pramusim.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi puncak sebelum menghadapi laga kompetitif perdana.
Hingga Selasa, 25 Agustus 2026, skuad asuhan Marcos Reina tercatat telah melakoni lima pertandingan uji coba untuk mengukur kekuatan tim.
Namun, pelatih asal Spanyol tersebut merasa masih ada beberapa aspek yang perlu dibenahi sebelum kompetisi resmi dimulai.
Persik Kediri dijadwalkan akan menjamu Dewa United Banten FC di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, pada 5 September 2026 mendatang.
Waktu yang tersisa sekitar dua pekan ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh tim pelatih untuk menyempurnakan pemahaman taktik.
Marcos Reina menegaskan bahwa satu laga tambahan sangat krusial untuk mematangkan kesiapan Ezra Walian dan rekan-rekan setimnya.
“Kami sudah jalani lima pertandingan uji coba, tetapi kami masih butuh satu partai lagi untuk mematangkan persiapan tim,” ujar Marcos Reina.
Ia menambahkan bahwa fokus utama dalam laga penutup tersebut bukan sekadar mengejar kemenangan semata.
Tujuan utamanya adalah melakukan simulasi pertandingan yang mendekati atmosfer kompetisi sesungguhnya.
Marcos mengakui bahwa kondisi fisik dan pemahaman taktik pemain masih harus terus ditingkatkan agar mencapai performa ideal.
“Kami masih terus latihan untuk pemantapan tim,” ungkap pelatih tersebut.
Menurutnya, kondisi pemain harus berada di level terbaik saat peluit pertandingan pertama dibunyikan nanti.
Meski belum seluruh pemain mencapai kebugaran 100 persen, Marcos optimistis mayoritas skuadnya sudah hampir berada di puncak performa.
Selain aspek teknis, dukungan suporter juga menjadi sorotan penting bagi tim pelatih Persik Kediri.
Marcos memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme Persikmania yang hadir langsung dalam laga persahabatan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Nganjuk.
Dukungan massa pendukung dinilai mampu memberikan energi tambahan dan meningkatkan motivasi para pemain di atas lapangan hijau.
“Kami tahu ketika penonton datang mendukung tim, kami selalu lebih kuat,” kata Marcos.
Ia menegaskan bahwa kehadiran suporter akan menjadi kekuatan krusial bagi Persik dalam mengarungi ketatnya musim baru.
Pihak manajemen juga terus melakukan pembenahan fasilitas Stadion Brawijaya agar lebih representatif untuk menggelar pertandingan.
Seluruh elemen tim kini berfokus untuk memastikan transisi dari masa pramusim ke kompetisi resmi berjalan dengan mulus.
Kesiapan mental dan fisik pemain akan menjadi penentu utama dalam mengamankan poin penuh pada laga pembuka di kandang sendiri.