Veda Ega Finis Keenam, David Almansa Quiles Juara Moto3 Indonesia

Veda Ega Pratama berhasil finis di posisi keenam dalam ajang Moto3 Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika.

Lombok Tengah – Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses mengamankan posisi keenam dalam ajang Moto3 Grand Prix Indonesia 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (11/10/2026).

Torehan tersebut menjadi capaian positif bagi Veda yang tampil di depan pendukungnya sendiri di tengah ketatnya persaingan kelas dunia.

Veda, yang bernaung di bawah bendera Honda Team Asia, berhasil menyelesaikan seluruh putaran balapan dengan catatan waktu yang terpaut 12,017 detik dari sang juara, Maximo Quiles.

Memulai balapan dari posisi ketujuh, pembalap berusia 17 tahun ini menunjukkan kematangan strategi dengan memperbaiki satu posisi hingga menyentuh garis finis.

Penampilan konsisten Veda di Mandalika memberikan tambahan 10 poin penting bagi perolehan klasemen musim ini.

Ia berhasil mengungguli pembalap lainnya, Guido Pini, yang harus puas berada di posisi ketujuh dengan selisih tipis hanya 0,300 detik.

Sementara itu, posisi kelima diisi oleh Rico Salmela yang berada tepat di depan Veda dengan selisih waktu 10,967 detik dari pemimpin balapan.

Di barisan depan, Maximo Quiles tampil mendominasi jalannya perlombaan dengan mencatatkan total waktu 32 menit 36,821 detik.

Kemenangan gemilang di tanah air ini sekaligus memastikan Quiles mengunci gelar juara dunia Moto3 2026.

Pembalap dari CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut kini telah mengumpulkan total 351 poin.

Jumlah poin tersebut tidak lagi terkejar oleh pesaing terdekatnya, David Almansa, yang finis di posisi kedua pada balapan kali ini.

Secara matematis, Quiles unggul 132 poin atas Almansa dengan menyisakan lima putaran balapan dengan total poin maksimal 125 yang masih bisa diperebutkan.

Posisi ketiga dalam balapan di Mandalika ditempati oleh Brian Uriarte, diikuti oleh Matteo Bertelle di urutan keempat.

Melengkapi daftar sepuluh besar, urutan kedelapan hingga kesepuluh ditempati oleh Adrian Fernandez, Joel Esteban, dan Scott Ogden.

Bagi Veda Ega Pratama, tambahan poin dari seri Indonesia ini membawa dampak signifikan pada posisi klasemen sementara.

Pembalap muda ini kini menempati peringkat ketujuh dalam klasemen kejuaraan dengan total koleksi 115 poin.

Posisi tersebut menempatkan Veda berada di atas Hakim Danish dan Matteo Bertelle yang saat ini sama-sama mengumpulkan 109 poin.

Keberhasilan Veda menembus posisi sepuluh besar di lintasan balap internasional Mandalika ini menjadi bukti nyata perkembangan performa pembalap Indonesia di kancah balap motor dunia.

Dukungan publik tuan rumah sepanjang akhir pekan memberikan motivasi tambahan bagi Veda untuk terus bersaing dengan pembalap-pembalap elit dari berbagai negara.

Rekomendasi