

Jakarta – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, angkat bicara merespons aksi boikot yang sempat disuarakan oleh kelompok pendukung setia klub, The Jakmania, terkait lonjakan harga tiket pertandingan persahabatan melawan Brisbane Roar.
Juru taktik asal Korea Selatan tersebut mengaku terkejut saat mengetahui adanya gelombang protes dari suporter terkait kebijakan harga tiket yang dinilai terlalu membebani kantong penggemar.
Shin Tae-yong menekankan pentingnya menjaga harmoni antara manajemen klub dan basis pendukung untuk menjaga stabilitas tim menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027.
Ia menegaskan bahwa keberlangsungan sebuah klub sepak bola profesional sangat bergantung pada loyalitas dan kehadiran suporter di stadion.
“Saya baru pertama kali mendengar mengenai aksi boikot ini. Saya tahu bahwa para suporter, khususnya The Jakmania, selalu datang untuk mendukung Persija Jakarta dan menginginkan tim ini menjadi lebih baik,” ujar Shin Tae-yong, Sabtu (29/8).
Pelatih yang pernah memimpin tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2018 ini berharap polemik tersebut segera mencapai titik temu yang saling menguntungkan.
“Karena itu, saya berharap klub dan suporter bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik dan menemukan solusi yang sama-sama menguntungkan,” tambah pelatih yang akrab disapa STY tersebut.
Ia menegaskan kembali bahwa tidak ada tim besar yang mampu bertahan dan berkembang tanpa dukungan nyata dari para penggemar fanatiknya.
“Saya selalu berpikir bahwa sebuah klub sepak bola akan bisa bertahan dan berkembang karena memiliki suporter. Jadi, saya berharap hubungan antara klub dan suporter bisa kembali berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Sebelumnya, The Jakmania melakukan protes keras setelah panitia penyelenggara menetapkan harga tiket laga uji coba melawan Brisbane Roar dengan angka yang dinilai tidak masuk akal.
Pada tahap awal, harga tiket pertandingan tersebut dijual mulai dari kisaran Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu per lembar.
Angka tersebut mencatatkan kenaikan signifikan jika dibandingkan dengan harga tiket laga persahabatan pada tahun sebelumnya yang dipatok pada kisaran Rp 150 ribu.
Para suporter merasa khawatir bahwa penetapan harga yang tinggi pada laga uji coba ini akan menjadi preseden buruk bagi penentuan harga tiket di pertandingan kandang lainnya sepanjang musim mendatang.
Menanggapi tekanan tersebut, pihak panitia pelaksana akhirnya melakukan penyesuaian harga demi meredam gejolak di kalangan penggemar.
Panitia kini menyediakan kategori tiket dengan harga yang lebih terjangkau, yakni Kategori 2 Tier 1 seharga Rp 150 ribu dan Kategori 2 Tier 2 seharga Rp 130 ribu.
Tiket dengan harga penyesuaian tersebut dapat diakses oleh pendukung melalui kanal pembelian daring resmi milik Persija Jakarta.
Pertandingan antara Persija Jakarta dan Brisbane Roar dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium pada hari ini, Sabtu (29/8).
Masyarakat yang tidak dapat hadir langsung di stadion tetap bisa menyaksikan jalannya laga melalui siaran langsung di stasiun televisi Indosiar maupun layanan streaming di kanal YouTube RANS Entertainment.