Timnas Voli Putri Indonesia Fokus Hadapi Australia Usai Takluk Thailand

Timnas voli putri Indonesia menelan kekalahan 0-3 atas Thailand pada laga penyisihan Grup B AVC Women’s Continental 2026.

Tianjin – Tim nasional voli putri Indonesia menelan kekalahan atas Thailand dalam pertandingan penyisihan Grup B ajang AVC Women’s Continental 2026 yang berlangsung di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China.

Skuad asuhan Marcos Sugiyama tersebut harus mengakui keunggulan tim Negeri Gajah Putih dengan skor telak 0-3, yakni 16-25, 18-25, dan 15-25.

Kekalahan ini membuat langkah timnas voli putri Indonesia untuk melaju ke babak perempat final kompetisi tersebut tertunda.

Meski demikian, jajaran pelatih dan manajemen menilai laga ini sebagai sarana evaluasi krusial bagi Medi Yoku dan kawan-kawan.

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh, mengakui bahwa lawan yang dihadapi memiliki kelas yang berbeda di level Asia.

“Thailand menunjukkan kualitasnya sebagai tim yang memang berada di level dan peringkat yang lebih tinggi di Asia, sehingga pertandingan ini menjadi ujian yang sangat baik bagi tim kami,” ujar sosok yang akrab disapa Uci tersebut pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Uci menambahkan bahwa para pemain telah berusaha maksimal untuk memberikan perlawanan sengit di lapangan.

Namun, dominasi skuad asuhan Kiattipong Radchatagriengkai terbukti sulit dipatahkan oleh tim Merah Putih.

Kini, fokus timnas voli putri Indonesia telah beralih sepenuhnya untuk menatap pertandingan penentuan.

Tim yang saat ini menduduki peringkat ke-48 dalam ranking FIVB tersebut dijadwalkan akan melakoni laga pemungkas Grup B melawan Australia.

Pertandingan melawan Australia akan dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Hasil positif pada laga tersebut menjadi target utama untuk menjaga peluang tim tetap terbuka di kejuaraan ini.

Evaluasi menyeluruh sedang dilakukan oleh tim pelatih guna memperbaiki kelemahan yang terlihat saat menghadapi Thailand.

“Evaluasi akan terus dilakukan agar tim dapat tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya melawan Australia dan terus berkembang menuju target yang telah ditetapkan di AVC Continental 2026,” kata peraih medali emas SEA Games 1982 tersebut.

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) sendiri telah menetapkan target ambisius bagi timnas voli putri pada ajang bergengsi ini.

Skuad Garuda Pertiwi diharapkan mampu mengakhiri turnamen dengan finis di posisi keenam dalam klasemen akhir.

Target ini menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus meningkatkan performa di setiap laga yang tersisa.

Perjalanan timnas voli putri Indonesia di AVC Continental 2026 masih menyisakan dinamika menarik untuk disaksikan.

Konsistensi dan mentalitas pemain akan kembali diuji saat mereka berhadapan dengan Australia besok.

Seluruh elemen tim berkomitmen untuk memberikan kemampuan terbaik demi meraih hasil maksimal di panggung internasional ini.

Rekomendasi