

Sleman – PSS Sleman membidik kemenangan perdana dalam laga kandang kontra Madura United FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 13 September 2026.
Skuad berjuluk Super Elang Jawa ini bertekad untuk segera bangkit setelah menelan hasil negatif pada pekan pembuka BRI Super League 2026/27.
Pada laga perdana sebelumnya, PSS Sleman harus mengakui keunggulan Bali United FC.
Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi mendalam bagi tim pelatih sepanjang satu pekan terakhir.
Seluruh elemen tim fokus membenahi kekurangan yang muncul saat menghadapi Bali United.
Langkah ini diambil untuk memastikan kesalahan teknis yang terjadi di laga pertama tidak kembali terulang saat menjamu Madura United.
Bek andalan PSS Sleman, Christophe Nduwarugira, memastikan bahwa persiapan tim berjalan dengan sangat positif.
Menurut pemain berkebangsaan Burundi tersebut, suasana latihan yang kondusif menjadi modal utama bagi timnya.
Kondisi internal yang terjaga dengan baik diyakini mampu meningkatkan performa skuad di atas lapangan hijau.
“Saya pikir kami menjalani pekan ini dengan baik,” ujar Christophe Nduwarugira melalui laman resmi liga pada Sabtu (12/9).
Christophe mengakui bahwa penampilan tim pada pekan lalu memang jauh dari ekspektasi awal.
Namun, ia menegaskan bahwa seluruh pemain telah mencurahkan fokus penuh selama sesi latihan terakhir.
“Pekan lalu saat menghadapi Bali United, kami tidak tampil seperti yang diharapkan karena kalah dalam pertandingan tersebut,” kata Christophe.
“Namun, pekan ini kami berlatih dengan baik, dan berada dalam suasana yang positif untuk menghadapi Madura United,” imbuhnya.
Optimisme tinggi kini menyelimuti ruang ganti PSS Sleman menjelang kick-off.
Christophe berharap kerja keras yang telah dilakukan di lapangan latihan dapat membuahkan hasil maksimal.
Ia menargetkan perubahan signifikan dalam cara bermain timnya dibandingkan pertandingan sebelumnya.
“Kami berharap besok bisa menunjukkan sesuatu yang berbeda dibandingkan pertandingan melawan Bali United FC,” tegasnya.
Laga ini juga menjadi momentum krusial bagi PSS untuk membuka lembaran baru di hadapan pendukung sendiri.
Kemenangan menjadi target mutlak demi memperbaiki posisi di klasemen sementara musim ini.
Selain itu, dukungan penuh dari PSS Fans di Stadion Maguwoharjo diharapkan menjadi suntikan energi tambahan.
Skuad asuhan Pieter Huistra dituntut untuk tampil lebih disiplin dan tajam dalam memanfaatkan peluang.
Hasil evaluasi selama sepekan terakhir menjadi landasan utama bagi tim untuk mengamankan tiga poin perdana.
Kemenangan di laga kandang ini sekaligus akan menjadi pembuktian bahwa PSS Sleman telah berbenah.
Seluruh pemain menyatakan kesiapannya untuk memberikan performa terbaik bagi para pendukung setianya.