

Jakarta – Tim nasional bola basket putra Indonesia resmi menetapkan daftar 12 pemain yang akan berlaga pada perhelatan Asian Games 2026.
Keputusan final ini diambil oleh pelatih kepala David Singleton setelah meninjau kesiapan seluruh atlet dalam pemusatan latihan.
Skuad Merah Putih dipastikan akan diperkuat oleh dua pemain naturalisasi, yakni Anthony Beane dan Lester Prosper.
Kehadiran kedua pemain tersebut diharapkan mampu memberikan tambahan daya gedor serta stabilitas di area pertahanan bagi timnas Indonesia.
Selain dua pemain naturalisasi, komposisi tim juga diisi oleh pilar-pilar lokal yang memiliki jam terbang tinggi di liga nasional.
Nama-nama seperti Andakara Prastawa, Abraham Damar Grahita, serta Vincent Kosasih masuk dalam daftar utama yang akan membela panji Garuda.
Ketua Umum Perbasi, Budisatrio Djiwandono, menyatakan keyakinannya terhadap potensi skuad yang telah terbentuk saat ini.
Ia menilai bahwa para pemain yang terpilih memiliki kualitas mumpuni untuk bersaing di level tertinggi Asia.
Budisatrio menambahkan bahwa faktor keakraban antar pemain menjadi keunggulan tersendiri bagi timnas basket Indonesia.
Sebagian besar pemain sudah saling mengenal melalui kompetisi domestik, sehingga proses adaptasi taktis tidak memerlukan waktu lama.
“Kami melihat bahwa dengan dikumpulkannya putra-putra terbaik untuk ajang Asian Games ini, saya rasa kita bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Budisatrio.
Seluruh anggota tim dijadwalkan bertolak menuju Jepang pada Senin (7/9) malam waktu Indonesia barat.
Perjalanan Yudha Saputera dan kawan-kawan di ajang Asian Games 2026 akan dimulai pada Kamis (10/9) mendatang.
Pada laga perdana, Indonesia dijadwalkan menghadapi tuan rumah Jepang yang diprediksi akan memberikan perlawanan ketat.
Dalam kompetisi ini, Indonesia tergabung di Pool A bersama Jepang, Korea, serta Arab Saudi.
Berikut adalah susunan pemain timnas basket putra untuk Asian Games 2026:
Posisi guard diisi oleh Abraham Damar Grahita, Yudha Saputera, dan Anthony Beane.
Pada posisi forward, tim diperkuat oleh Derrick Michael, Hendrick Yonga, Dame Diagne, serta Fhirdan Guntara.
Sementara itu, sektor center diisi oleh Vincent Kosasih, Lester Prosper, dan Pandu Wiguna.
Kepemimpinan di lapangan akan dipegang oleh pelatih asal Amerika Serikat, David Singleton.
Ia akan dibantu oleh tim asisten pelatih yang terdiri dari Ismael serta Andri Malay.
Target tinggi diusung oleh federasi agar Indonesia mampu memberikan performa kompetitif di tengah persaingan ketat negara-negara Asia lainnya.
Tim pelatih kini fokus pada pemulihan kondisi fisik dan pemantapan strategi sesampainya di lokasi pertandingan nanti.
Partisipasi dalam Asian Games 2026 menjadi momentum krusial bagi perkembangan bola basket Indonesia di kancah internasional.