

Jakarta – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menjanjikan peningkatan performa yang signifikan bagi anak asuhnya saat menghadapi Persib Bandung dalam laga pekan kedua Super League 2026-2027.
Duel bertajuk big match tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu, 12 September 2026 mendatang.
Optimisme juru taktik asal Korea Selatan itu muncul setelah Persija berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Borneo FC pada laga pembuka pekan lalu.
Kemenangan tersebut menjadi catatan historis tersendiri bagi Macan Kemayoran karena mengakhiri puasa kemenangan atas skuad Pesut Etam selama delapan tahun terakhir.
Terakhir kali Persija mampu menaklukkan Borneo FC terjadi pada September 2018 lewat gol tunggal Novri Setiawan.
Meski meraih hasil positif, Shin Tae-yong secara terbuka mengakui bahwa penampilan Persija pada laga perdana tersebut masih belum mencapai level maksimal.
Ia menyoroti kendala teknis perjalanan tandang yang cukup menguras stamina para pemain.
Perjalanan jauh dari Jakarta menuju Samarinda yang disertai keterlambatan jadwal penerbangan dinilai menjadi faktor utama penurunan kebugaran pemain.
“Pertandingan tandang pertama cukup berat, mulai dari perjalanan jauh hingga penerbangan yang mengalami keterlambatan,” ujar Shin Tae-yong.
Kondisi kelelahan akibat kendala logistik tersebut diyakini akan teratasi saat tim bermain di kandang sendiri akhir pekan nanti.
Shin Tae-yong memastikan skuadnya akan tampil jauh lebih optimal di depan pendukungnya sendiri di Jakarta.
Tantangan besar kini menanti Persija karena rekor pertemuan kedua tim dalam enam laga terakhir masih didominasi oleh Persib Bandung.
Persija tercatat belum pernah meraih kemenangan dalam enam pertemuan terakhir kontra Maung Bandung, dengan catatan empat kekalahan dan dua kali imbang.
Dominasi Persib juga terlihat saat mereka berhasil menyingkirkan Persija di babak semifinal Piala Presiden 2026 beberapa waktu lalu.
Menanggapi catatan buruk tersebut, Shin Tae-yong menegaskan bahwa hasil pramusim tidak bisa dijadikan tolok ukur kekuatan tim saat ini.
Ia menjelaskan bahwa pada gelaran Piala Presiden lalu, kondisi fisik dan kedalaman skuad Persija belum mencapai kondisi ideal.
“Waktu itu kekuatan skuad belum sampai 40 hingga 50 persen,” ungkapnya.
Keikutsertaan tim dalam turnamen pramusim itu pun awalnya bukan menjadi rencana utama karena bentrok dengan agenda pemusatan latihan di Thailand.
Namun, perubahan jadwal yang mendadak memaksa Persija menurunkan mayoritas pemain muda untuk berkompetisi.
Kini, Shin Tae-yong mengklaim bahwa kesiapan tim sudah jauh lebih baik dibandingkan saat pramusim berlangsung.
“Sekarang setidaknya 80 persen kekuatan skuad sudah ada,” tegas Shin Tae-yong.
Meski masih menghadapi kendala beberapa pemain yang mengalami cedera, ia yakin timnya akan tampil jauh lebih solid dan kompetitif.
Persiapan intensif terus dilakukan oleh jajaran pelatih untuk memastikan transisi permainan berjalan mulus guna menghadapi tekanan dari Persib Bandung di SUGBK.