

GIANYAR – Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, menghadapi tantangan serius dalam meramu strategi tim di awal musim BRI Super League 2026/27.
Meski berhasil mengamankan kemenangan 2-1 atas PSS Sleman pada laga pembuka, Jansen mengaku belum bisa sepenuhnya tenang.
Kondisi fisik sejumlah pemain pilar menjadi kendala utama yang harus segera dicarikan solusinya.
Dua legiun asing, Jay Herdman dan Thomas Lham, saat ini masih berkutat dengan proses pemulihan cedera.
Situasi tersebut memaksa tim pelatih untuk lebih cermat dalam menentukan komposisi skuad untuk pertandingan berikutnya.
Jansen memberikan perhatian khusus terhadap proses rehabilitasi Jay Herdman agar bisa segera kembali merumput.
“Kami berharap Jay Herdman bisa segera kembali,” ujar Jansen pada Selasa, 8 September 2026.
“Kami bekerja keras untuk membantunya menjalani proses pemulihan dan terus memberikan dukungan selama rehabilitasi,” tambahnya.
Berbeda dengan Jay, pemulihan Thomas Lham diperkirakan akan memakan waktu yang lebih lama.
Jansen memprediksi gelandang asal Belanda tersebut baru bisa kembali bergabung dalam beberapa pekan ke depan.
Selain dua pemain asing tersebut, kondisi pemain senior Tim Receveur juga masih menjadi perhatian tim medis.
Pemain berusia 35 tahun itu memang sudah menunjukkan perkembangan positif dalam pemulihan kebugarannya.
Namun, tingkat kebugaran Receveur saat ini dinilai belum cukup untuk bermain selama 90 menit penuh.
“Namun, belum cukup siap untuk bermain sejak awal,” jelas Jansen mengenai kondisi Receveur.
“Dia hanya membantu tim dari bangku cadangan,” lanjutnya memberikan keterangan.
Keterbatasan opsi pemain asing ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi manajemen dan staf pelatih Bali United.
Kedalaman skuad menjadi faktor krusial bagi Bali United untuk menjaga konsistensi performa sepanjang musim.
Jansen menyadari bahwa rotasi pemain akan menjadi kunci dalam menghadapi jadwal kompetisi yang padat.
Bali United dijadwalkan akan menjamu Isenmulang Kalteng FC pada pekan kedua BRI Super League 2026/27.
Pertandingan tersebut akan diselenggarakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu, 12 September 2026.
Persiapan intensif terus dilakukan untuk memastikan para pemain berada dalam kondisi terbaik saat laga berlangsung.
Manajemen tim berharap dukungan suporter tetap maksimal meski tim sedang menghadapi kendala cedera pemain.
Kemenangan pada laga perdana menjadi modal penting bagi mentalitas para pemain Bali United.
Namun, kewaspadaan tetap ditingkatkan agar tim tidak kehilangan poin saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
Jansen kini fokus mengoptimalkan pemain yang tersedia untuk memastikan strategi permainan tetap berjalan efektif.
Keseimbangan antara pemulihan pemain dan performa di lapangan menjadi prioritas utama pelatih asal Belanda tersebut.
Seluruh elemen tim terus berupaya menjaga momentum positif yang telah diraih pada laga pembuka.