Haaland Cetak 300 Gol Klub, Lampaui Rekor Ronaldo dan Mbappe

Erling Haaland mencetak gol ke-300 sepanjang karier klubnya saat membawa Manchester City menang atas Coventry City.

Manchester – Erling Haaland menorehkan catatan bersejarah dalam karier profesionalnya dengan membukukan gol ke-300 di level klub saat Manchester City menundukkan Coventry City 1-0 pada laga lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (5/9/2026).

Kemenangan tipis di Stadion Etihad tersebut sekaligus memastikan Manchester City mempertahankan rekor sempurna di awal musim dengan menyapu bersih tiga kemenangan dari tiga pertandingan perdana.

Gol tunggal kemenangan tersebut dicetak Haaland melalui sundulan akurat pada menit ke-26.

Penyerang berusia 26 tahun ini mencapai angka 300 gol klub setelah melewati 384 penampilan selama berseragam Molde, Red Bull Salzburg, Borussia Dortmund, dan Manchester City.

Statistik tersebut menempatkan Haaland dalam jajaran elit penyerang dunia, melampaui catatan Kylian Mbappe yang membutuhkan 398 pertandingan dan Cristiano Ronaldo yang mencapai angka serupa dalam 499 laga.

Namun, ia masih berada di belakang Lionel Messi yang mencatatkan 300 gol dalam 365 penampilan.

Meskipun sukses mencetak rekor, Haaland secara terbuka mengakui bahwa performanya dalam laga kontra Coventry belum sepenuhnya memuaskan.

Ia merasa seharusnya bisa mengonversi lebih banyak peluang untuk memberikan keunggulan yang lebih nyaman bagi timnya.

“Seharusnya saya mencetak lebih banyak gol untuk mengakhiri pertandingan, tetapi saya tidak melakukannya, jadi saya mempersulit tim dan berhasil membuat Coventry tetap dalam permainan hingga akhir,” ujar Haaland.

Ia menambahkan bahwa efisiensi di depan gawang menjadi faktor krusial dalam ketatnya persaingan Liga Primer Inggris.

“Di Liga Premier, jika Anda tidak mengeksekusi dengan baik, akan sulit,” tegas pemain asal Norwegia tersebut.

Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, menyatakan kepuasannya terhadap hasil positif yang diraih anak asuhnya, meski mengakui masih ada ruang untuk perbaikan.

Maresca menilai laga melawan tim promosi seperti Coventry memiliki dinamika yang berbeda dibandingkan dua pertandingan sebelumnya.

“Saya sangat senang. Saya mengenal para pemain dari hari ke hari, kami saling mengenal. Ini berarti kami akan menjadi lebih baik dan lebih baik lagi,” kata Maresca.

Dominasi Manchester City musim ini didukung oleh perombakan skuad besar-besaran yang menelan biaya lebih dari 450 juta poundsterling atau setara dengan 609 juta dolar AS selama bursa transfer musim panas.

Dalam laga melawan Coventry, pelatih langsung menurunkan pemain rekrutan anyar seperti Enzo Fernandez, Iliman Ndiaye, dan Elliot Anderson sejak menit pertama.

Haaland menyambut positif kehadiran wajah-wajah baru tersebut di dalam skuad.

Ia meyakini pengalaman yang dimiliki Fernandez dan Anderson akan mempercepat proses adaptasi mereka dalam sistem permainan tim.

“Enzo Fernandez tahu bagaimana rasanya memenangkan sesuatu dan bermain di Liga Premier. Dia akan langsung masuk ke tim, begitu juga dengan Elliot,” ungkap Haaland.

Hasil positif ini membuat Manchester City kini unggul tiga poin di puncak klasemen sementara atas pesaing terdekatnya, Arsenal.

Bagi Iliman Ndiaye, kemenangan pada debutnya bersama The Citizens menjadi awal yang ideal untuk mengarungi musim kompetisi yang panjang.

“Kami memulai dengan kemenangan, jadi tidak mungkin lebih baik lagi,” ujar Ndiaye menanggapi hasil tersebut.

Rekomendasi