Perjuangan di Balik Gol Perdana Alex Martins untuk Persebaya

Alex Martins mencetak gol penentu kemenangan Persebaya Surabaya atas PSIM Yogyakarta melalui gol tunggalnya di menit ke-81.

Surabaya – Penyerang asal Brasil, Alex Martins, akhirnya memecah kebuntuan golnya bersama Persebaya Surabaya pada laga pekan kedua Super League 2026/27 melawan PSIM Yogyakarta, Rabu (16/9/2026).

Gol tunggal yang dicetak pemain berusia 33 tahun tersebut pada menit ke-81 menjadi penentu kemenangan 1-0 bagi Green Force.

Keberhasilan ini sekaligus menandai kembalinya performa sang pemain setelah sempat terhambat oleh cedera bahu yang cukup serius.

Dalam pertandingan tersebut, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menerapkan strategi taktis dengan tidak memasukkan Alex sejak menit awal.

Pemain asal Brasil ini baru diturunkan ke lapangan pada awal babak kedua untuk menambah daya gedor lini depan tim.

Keputusan taktis tersebut terbukti efektif ketika Alex mampu mengonversi umpan silang dari rekannya, Jefferson Silva, melalui sundulan terukur yang merobek jala gawang PSIM Yogyakarta.

Kemenangan tipis ini memberikan tambahan tiga poin krusial bagi Persebaya dalam mengarungi kompetisi musim ini.

Bagi Alex Martins, gol tersebut merupakan momen emosional setelah melalui masa pemulihan cedera yang cukup panjang.

Dia mengaku sempat mengalami kesulitan saat harus absen dari aktivitas sepak bola untuk fokus pada proses penyembuhan fisik.

“Saya tentu sangat bahagia,” ujar Alex Martins saat memberikan keterangan pasca pertandingan.

“Setelah cukup lama menunggu kesempatan bermain karena cedera, akhirnya saya bisa memberikan sesuatu yang berarti untuk Persebaya,” tambahnya.

Masa pemulihan tersebut diakui sebagai ujian mental yang berat bagi seorang atlet profesional.

Alex harus berjuang keras mengembalikan kebugaran fisiknya agar bisa kembali bersaing di level kompetisi tertinggi.

Konsistensi dalam menjaga fokus menjadi kunci utama baginya untuk tetap optimistis bisa kembali tampil di lapangan hijau.

“Saya terus berusaha menjaga semangat agar tidak kehilangan keyakinan bahwa saya bisa kembali bermain,” ungkapnya.

Keberhasilan mencetak gol perdana ini diharapkan menjadi titik balik bagi karier Alex bersama klub kebanggaan warga Surabaya tersebut.

Dia menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kondisi fisik agar bisa memberikan kontribusi lebih besar di pertandingan-pertandingan mendatang.

Staf pelatih Persebaya kini memiliki opsi tambahan yang lebih variatif di lini depan dengan kembalinya Alex ke performa terbaiknya.

Kemenangan atas PSIM Yogyakarta ini juga menambah kepercayaan diri skuad asuhan Bernardo Tavares dalam menghadapi jadwal padat liga.

Persebaya terus berupaya menjaga tren positif guna bersaing di papan atas klasemen Super League musim 2026/27.

Manajemen klub optimistis bahwa kembalinya ketajaman Alex Martins akan memperkuat lini serang tim dalam mengejar target prestasi musim ini.

Rekomendasi