Kerja Keras Pramusim, Rivera Pastikan Skuad Siap Hadapi Bhayangkara FC

Francisco Rivera memastikan skuad Persebaya Surabaya dalam kondisi siap tempur menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Bandar Lampung – Persebaya Surabaya menatap laga pembuka BRI Super League 2026/27 dengan kewaspadaan tinggi meski baru saja menjuarai turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

Skuad berjuluk Bajul Ijo ini dijadwalkan melakoni laga tandang menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.

Pertandingan tersebut menjadi ujian perdana bagi mentalitas tim asuhan Bernardo Tavares dalam mempertahankan performa di kompetisi resmi.

Gelandang asing Persebaya, Francisco Rivera, menegaskan bahwa seluruh pemain telah berada dalam kondisi siap tempur untuk laga yang berlangsung pada Minggu (6/9) ini.

Persiapan intensif selama masa pramusim, termasuk saat mengikuti turnamen di Thailand, dinilai menjadi fondasi utama kesiapan tim.

Rivera mengakui bahwa bermain untuk klub sebesar Persebaya selalu membawa ekspektasi tinggi dari pendukungnya.

“Ya, kami kerja keras di pramusim ini. Kami di dalam Piala Presiden, di Thailand, kami kerja keras dan sudah siap untuk pertandingan besok. Seperti kata pelatih, kami semua bisa beradaptasi dengan cepat untuk pertandingan besok,” ujar Rivera dalam konferensi pers sebelumnya.

Pemain bernomor punggung 10 tersebut berkomitmen untuk mengerahkan seluruh kemampuan terbaik di lapangan.

“Main di Persebaya selalu ekspektasi tinggi. Musim ini kita sudah siap dan besok akan memberikan 100 persen,” tambahnya.

Meski memiliki modal positif, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, meminta anak asuhnya untuk tidak terlena dengan gelar juara yang baru diraih.

Tavares menegaskan bahwa kesuksesan di Piala Presiden tidak memiliki kaitan langsung dengan hasil di kompetisi liga yang jauh lebih kompetitif.

“Apa yang kami lakukan sebelumnya tidak akan membantu kami besok. Oke, kami senang bisa menjuarai suatu kompetisi, tetapi kami harus bekerja keras,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.

Menurut Tavares, status sebagai juara pramusim justru bisa menjadi senjata makan tuan bagi timnya di laga perdana.

Ia menilai status juara tersebut kemungkinan besar akan menjadi motivasi tambahan bagi Bhayangkara FC untuk tampil habis-habisan.

“Apabila saya menjadi pelatih Bhayangkara FC, saya akan berkata kepada tim saya, ‘Ayo kita kalahkan juara Piala Presiden!’. Jadi, itu bisa menjadi motivasi ekstra bagi mereka,” jelas Tavares.

Tavares turut menyoroti fenomena di mana tim yang sukses di pramusim seringkali justru mengalami kesulitan saat kompetisi resmi dimulai.

Ia mengambil contoh Arema FC sebagai pelajaran, di mana konsistensi sering kali hilang setelah keberhasilan di turnamen pramusim.

Oleh karena itu, Tavares menekankan pentingnya menunjukkan keinginan meraih kemenangan secara nyata di atas lapangan hijau.

“Apabila kami ingin bermain bagus, kami harus menunjukkan di dalam lapangan bahwa kami menginginkannya lebih dari mereka,” tutupnya.

Rekomendasi