

MALANG – Arema FC sukses mengawali kompetisi BRI Super League musim 2026/27 dengan hasil impresif setelah menundukkan tim promosi Isenmulang Kalteng FC dengan skor telak 4-0.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada Jumat (4/9/2026) tersebut menempatkan Singo Edan di puncak klasemen sementara.
Dominasi tuan rumah terlihat sepanjang laga melalui gol yang dicetak oleh Johan Alfarizi, Diego Landis, Marcos Vinicius, serta debutan Mauro Zijlstra.
Kemenangan telak ini menjadi sinyal bahaya bagi kontestan lain sekaligus membuktikan efektivitas persiapan tim selama masa pramusim.
Meskipun meraih poin penuh dengan margin besar, pelatih Arema FC, Marcos Santos, tetap bersikap waspada.
Juru taktik asal Brasil tersebut menegaskan bahwa kompetisi musim ini akan menyajikan tantangan yang berbeda di setiap pekannya.
Ia menilai hasil pertandingan pembuka ini tidak boleh membuat para pemain terlena atau merasa puas diri.
Evaluasi mendalam tetap menjadi prioritas tim pelatih agar performa konsisten dapat terus terjaga di laga-laga berikutnya.
“Sangat sulit mengomentari pertandingan pertama ini,” ujar Marcos Santos saat memberikan tanggapan pasca pertandingan.
Menurutnya, Isenmulang Kalteng FC merupakan lawan yang tangguh secara fisik dan mampu memberikan perlawanan sengit di lapangan.
Ia pun memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemain dan staf kepelatihan yang telah bekerja keras selama masa pramusim.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada para pemain saya dan kelompok kerja saya karena kami menjalani pramusim yang berat,” tambahnya.
Marcos Santos menyatakan bahwa respons positif dari para pemain di lapangan merupakan buah dari kedisiplinan selama masa persiapan.
Selain performa tim, pelatih tersebut juga menyoroti dukungan besar yang diberikan oleh suporter setia, Aremania.
Ia berharap kehadiran Aremania di stadion akan terus konsisten dalam jumlah besar sepanjang musim untuk membakar semangat pemain.
“Saya juga ingin berterima kasih kepada Aremania yang hadir di pertandingan pertama ini dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan musim lalu,” ungkapnya.
Kini, fokus Arema FC telah beralih untuk menghadapi tantangan berat pada pekan kedua kompetisi.
Singo Edan dijadwalkan melakoni laga tandang melawan PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Minggu (13/9/2026).
Pertandingan tersebut diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mentalitas dan ketahanan fisik skuad asuhan Marcos Santos.
Kemenangan di Parepare akan sangat krusial bagi Arema FC untuk mempertahankan posisi di papan atas klasemen sementara BRI Super League.
Manajemen tim berharap tren positif ini dapat berlanjut meski jadwal pertandingan yang padat sudah menanti di depan mata.
Staf pelatih kini tengah mematangkan strategi untuk meredam kekuatan PSM Makassar di markas mereka sendiri.
Kesiapan fisik dan taktik akan menjadi penentu apakah Arema FC mampu menjaga momentum kemenangan atau justru harus menghadapi kesulitan di laga tandang pertama mereka.