Mauro Zijlstra Cetak Gol Perdana, Marcos Santos Soroti Persaingan Arema

Mauro Zijlstra merayakan gol debutnya saat membantu Arema FC menundukkan Isenmulang Kalteng FC 4-0.

Malang – Penyerang anyar Arema FC, Mauro Zijlstra, menandai debutnya di kompetisi BRI Super League 2026/27 dengan performa impresif.

Pemain Timnas Indonesia tersebut sukses mencatatkan namanya di papan skor saat membantu Singo Edan menundukkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor telak 4-0 di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Jumat (4/9).

Kemenangan besar di pekan perdana ini menjadi awal positif bagi Mauro yang baru bergabung dengan klub asal Malang tersebut beberapa minggu lalu.

Sebelum memutuskan berseragam Arema FC, Mauro diketahui sempat memperkuat Persija Jakarta.

Meski berhasil mencetak gol dalam laga debutnya, penyerang tajam ini mengakui bahwa pertandingan pertama selalu menyimpan tantangan tersendiri.

Terlebih, lawan yang dihadapi merupakan tim promosi yang sedang berupaya membuktikan kapasitasnya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Kami senang dengan kemenangan ini. Pertandingan pertama selalu tidak mudah, apalagi lawan kami adalah tim yang baru promosi. Jadi, ini kemenangan yang sangat penting dan kami senang dengan performa tim ini,” ujar Mauro, Sabtu (5/9).

Saat ini, Mauro mengaku masih terus beradaptasi dengan skema taktik yang diterapkan oleh tim pelatih Arema FC.

Ia juga sedang membangun koneksi serta pemahaman karakter dengan rekan-rekan setim barunya di lapangan.

“Coach menjelaskan segalanya dengan sangat jelas kepada saya. Saya baru di sini beberapa minggu, jadi tentu saya harus beradaptasi dengan sistem dan rekan tim. Saat menyerang, Anda bisa melihat apa yang kami lakukan,” tambahnya.

Tugas Mauro di Arema FC tidak hanya terbatas pada sektor penyerangan saja.

Ia dituntut untuk tetap disiplin menjalankan instruksi pertahanan ketika tim kehilangan penguasaan bola.

“Secara defensif, coach sangat jelas, kami bermain 4-4-2 kompak. Terkadang tergantung lawan bagaimana kami melakukan pressing, tapi itu yang kami lakukan setiap hari di latihan,” jelasnya.

Setelah mengamankan tiga poin krusial, Arema FC kini mulai mengalihkan fokus untuk menghadapi laga berikutnya melawan PSM Makassar.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan bahwa timnya akan tetap fleksibel dalam menentukan strategi.

Pendekatan dan komposisi pemain akan selalu disesuaikan berdasarkan karakter lawan yang akan dihadapi di lapangan.

“Kami tidak punya 11 pemain inti yang tetap. Kami memiliki grup yang sangat bagus dengan kualitas tinggi. Tidak masalah siapa yang mulai atau siapa yang di bangku cadangan,” ungkap pelatih asal Brasil tersebut.

Marcos menambahkan bahwa kesuksesan Mauro mencetak gol pada laga debut menjadi bukti kedalaman skuad yang dimiliki Arema FC musim ini.

Ia menjamin setiap pemain memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi bagi tim selama latihan dan performa mereka memenuhi standar yang ditetapkan.

“Melawan Makassar, kami akan mempelajari mereka dan melihat strategi terbaik, apakah menggunakan striker murni atau tidak. Itu tergantung lawan, tetapi kami akan selalu bermain ofensif dan menekan ke depan,” tegas Marcos.

Di sisi lain, tim medis Arema FC tengah memantau kondisi Alfeandra Dewangga yang mengalami benturan keras saat laga melawan Isenmulang.

Dewangga sempat mencoba melanjutkan permainan, namun akhirnya ditarik keluar karena merasa kelelahan akibat insiden tersebut.

Marcos optimis kondisi sang pemain akan segera pulih dan siap kembali diturunkan pada pertandingan selanjutnya.

“Hari Senin dokter akan memeriksanya lagi, tapi kemungkinan besar dia baik-baik saja dan siap untuk laga berikutnya,” pungkasnya.

Rekomendasi