

Bogor – Persik Kediri sukses mengamankan poin penuh setelah menundukkan Garudayaksa FC dengan skor 2-0 dalam laga pekan kedua BRI Super League 2026/27 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (11/9).
Kemenangan krusial bagi tim berjuluk Macan Putih tersebut tidak terlepas dari performa gemilang penjaga gawang mereka, Husna Al Malik.
Pemain berusia 23 tahun tersebut tampil impresif di bawah mistar gawang sepanjang pertandingan.
Husna tercatat berhasil melakukan lima penyelamatan krusial yang memastikan gawangnya tetap perawan hingga peluit panjang dibunyikan.
Catatan nirbobol atau clean sheet ini menjadi modal berharga bagi Husna untuk meningkatkan kepercayaan dirinya dalam mengarungi ketatnya kompetisi musim ini.
“Alhamdulillah untuk hasil pertandingan ini. Tim kami bermain bagus, Garudayaksa FC juga bermain bagus, tetapi kami berhasil mencuri kemenangan. Ini bisa menjadi acuan untuk pertandingan ke depannya agar lebih baik lagi,” ujar Husna Al Malik.
Meski menjadi sosok kunci dalam kemenangan tersebut, pemain kelahiran Pati, 13 Juni 2003 ini menolak untuk jemawa.
Husna menegaskan bahwa keberhasilan menjaga gawang dari kebobolan adalah buah dari kerja kolektif seluruh elemen tim.
Ia memberikan apresiasi khusus kepada rekan-rekannya di lini pertahanan yang disiplin dalam mengawal area kotak penalti.
“Kami sebuah tim. Jadi, kemenangan ini hasil kerja keras bersama. Semua melakukan tugas mereka dengan baik. Sebagai kiper, saya harus berusaha bagaimana gawang tak kemasukan gol,” kata Husna.
“Tanpa bantuan teman-teman, terutama pemain belakang. Saya sendiri belum tentu bisa bermain bagus di laga ini,” imbuhnya.
Sebelum berseragam Persik Kediri, Husna sempat meniti karier sebagai penjaga gawang di Persikabo.
Rekam jejaknya pun mencakup pengalaman mengikuti seleksi Tim Nasional Indonesia U-23 untuk ajang SEA Games di Thailand.
Pengalaman tersebut kini ia implementasikan untuk memberikan kontribusi nyata bagi Persik Kediri di ajang liga kasta tertinggi.
Mengingat kompetisi BRI Super League 2026/27 baru memasuki pekan kedua, Husna menyadari bahwa tantangan yang akan dihadapi timnya bakal semakin berat.
Ia berjanji untuk terus meningkatkan kemampuan teknis maupun mentalnya di bawah arahan tim pelatih.
“Kompetisi baru berjalan dua pekan. Jadi masih banyak pertandingan berat ke depan. Saya akan latihan keras seperti arahan pelatih,” tuturnya.
Selain aspek teknis, Husna menekankan pentingnya menjaga harmoni dan kekompakan di dalam ruang ganti tim.
Dirinya berharap konsistensi permainan dan kedekatan antar-pemain dapat terus terjaga hingga akhir musim.
“Sebagai tim, kami juga harus terus menjaga kekompakan hingga Persik Kediri meraih prestasi tertinggi musim ini,” pungkasnya.