Erick Thohir Puji Sportivitas dalam Rivalitas Persija Kontra Persib

Persija Jakarta meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9/2026).

Jakarta – Duel sarat gengsi antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) berakhir dengan kemenangan dramatis bagi tim tuan rumah.

Persija Jakarta sukses menaklukkan Persib Bandung dengan skor akhir 2-1 dalam laga pekan kedua BRI Super League musim 2026/2027.

Kemenangan tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut ditentukan melalui gol sundulan Ivan Mamut pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+5.

Gol penentu tersebut langsung disambut gemuruh sorak-sorai pendukung setia Persija, Jakmania, yang memadati stadion.

Sebelumnya, Persija sempat memimpin terlebih dahulu lewat gol Jeremejeff pada menit ke-41.

Persib Bandung sempat memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi Balsa Sekulic pada menit ke-82.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas pertandingan yang disuguhkan oleh kedua kesebelasan.

Erick menilai bahwa Persija dan Persib telah menunjukkan performa profesional yang menghibur para penikmat sepak bola nasional.

“Terima kasih Persija Jakarta dan Persib Bandung telah menyuguhkan pertandingan yang berkualitas,” ujar Erick sesaat setelah pertandingan berakhir.

Erick juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas pascapertandingan bagi seluruh pendukung yang hadir.

Ia mengimbau agar para penonton dapat kembali ke rumah masing-masing dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.

“Sekarang waktunya pulang ke rumah dengan selamat. Bersama kita jaga sepak bola Indonesia,” tambah Erick melalui pernyataan resmi di media sosial pribadinya pada Minggu, 13 September 2026.

Hadir pula di tribun kehormatan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang menyaksikan langsung jalannya laga bersejarah tersebut.

Pramono menyoroti kembalinya rivalitas Persija dan Persib di SUGBK setelah absen selama tujuh tahun lamanya.

Menurutnya, jalannya pertandingan yang berlangsung kondusif menjadi bukti nyata bahwa rivalitas antar kedua klub hanyalah sebatas di dalam lapangan hijau.

“Ini menjadi gambaran bahwa sebenarnya rivalitas hanya di lapangan dan setelah itu kita harus bersama-sama,” ungkap Pramono.

Gubernur juga memberikan pujian khusus kepada Jakmania yang dinilai tertib dalam memberikan dukungan sepanjang pertandingan.

Ia berharap perilaku positif tersebut terus berlanjut hingga seluruh suporter meninggalkan area stadion.

Pramono bahkan sempat memprediksi hasil akhir pertandingan secara akurat sebelum laga dimulai.

Ia mengaku telah menebak skor 2-1 untuk kemenangan Persija, yang akhirnya benar-benar terjadi di lapangan.

“Sebenarnya ball possession hampir seimbang. Saya sempat tebak 2-1, alhamdulillah prediksi benar,” kata Pramono.

Terkait target masa depan, Pramono berharap Persija dapat memberikan prestasi maksimal pada perayaan 500 tahun kota Jakarta tahun depan.

Ia menaruh harapan besar agar gelar juara menjadi kado istimewa bagi ibu kota pada momentum bersejarah tersebut.

Rekomendasi