

JAKARTA – Peluang Marc Marquez untuk mempertahankan gelar juara dunia MotoGP 2026 kembali terbuka lebar setelah pembalap Ducati Lenovo tersebut mendominasi sprint race di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, pada Sabtu (29/8/2026).
Kemenangan impresif dalam balapan sepanjang 11 lap tersebut memberikan tambahan poin krusial bagi Marquez dalam persaingan ketat di papan atas klasemen.
Saat ini, pembalap asal Spanyol tersebut telah mengumpulkan total 212 poin.
Posisi tersebut menempatkan Marquez di peringkat ketiga, tepat di bawah duo pembalap Aprilia Racing, yakni Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.
Jorge Martin masih memegang kendali puncak klasemen dengan perolehan 245 poin.
Sementara itu, Marco Bezzecchi menempel ketat di posisi kedua dengan koleksi 216 poin.
Dengan selisih 33 poin dari pemimpin klasemen, Marquez menyatakan bahwa fokusnya kini tertuju sepenuhnya pada balapan utama GP Aragon.
Marquez akan memulai balapan utama hari ini, Minggu (30/8/2026), dari posisi kedua di grid.
Ia akan bersaing ketat dengan peraih pole position Marco Bezzecchi dan Alex Marquez yang menempati posisi start ketiga.
Momentum kemenangan di sprint race diharapkan menjadi modal utama untuk memangkas jarak poin secara signifikan.
Perjalanan Marquez musim ini memang tidak berjalan mulus sejak awal kompetisi.
Pembalap berusia 33 tahun tersebut sempat absen dalam dua seri krusial di GP Prancis dan Catalunya.
Ketidakhadirannya disebabkan oleh cedera kaki dan bahu kanan yang mengharuskannya menjalani prosedur operasi.
Namun, ia menunjukkan ketangguhan mental dengan kembali ke lintasan dan terus menekan para pesaingnya.
“Saya belum menyerah dalam perburuan gelar juara MotoGP 2026,” ujar Marquez dalam pernyataannya terkait ambisinya musim ini.
Target Marquez bukan sekadar memenangkan balapan, melainkan mencatatkan sejarah baru di dunia balap motor.
Hingga saat ini, Marquez telah mengoleksi tujuh gelar juara dunia di kelas utama pada tahun 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2025.
Jika mampu mempertahankan gelar musim ini, ia akan mencatatkan sejarah dengan delapan gelar juara dunia di kelas utama.
Pencapaian tersebut akan melampaui rekor tujuh gelar milik legenda Valentino Rossi.
Selain itu, ia akan menyamai rekor impresif Giacomo Agostini sebagai pemilik gelar terbanyak dalam sejarah kelas utama.
Sebelum mencapai rekor tersebut, Marquez harus menuntaskan misi mengejar ketertinggalan poin dari Martin dan Bezzecchi di sisa seri musim 2026.
Persaingan di papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 hingga saat ini dipimpin oleh Jorge Martin dengan 245 poin, diikuti Marco Bezzecchi dengan 216 poin, dan Marc Marquez dengan 212 poin.
Di posisi keempat, Ai Ogura dari Trackhouse MotoGP Team terus membayangi dengan 203 poin, disusul Fabio Di Giannantonio dengan 199 poin.